Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 28 Okt 2021 07:40 WIB

TRAVEL NEWS

Bangkitkan Pariwisata, Rinjani Geopark Sport Tourism Festival Digelar

Siluet puncak Gunung Rinjani terlihat jelas saat matahari terbit dari Kota Mataram, NTB, Sabtu (14/8/2021). Gunung Rinjani yang terletak di bagian utara Pulau Lombok merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3,726 mdpl dan menjadi salah satu tempat wisata pegunungan favorit di NTB. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.
Ilustrasi Gunung Rinjani (ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)
Sembalun -

Salah satu event internasional yang tidak boleh terlewatkan yakni Rinjani Geopark Sport Tourism Festival 2021 yang tengah digelar hingga tanggal 7 November mendatang.

Event yang digelar untuk membangkitkan kembali pariwisata ini bertempat di Pusat Informasi Geopark Rinjani, Sembalun, Lombok Timur. Event ini diinisiasi oleh Rinjani Lombok UNESCO Global Geopark (RL-UGGp).

Digadang-gadang sebagai sport tourism pertama di pulau Lombok yang dikemas dalam bentuk festival, acara ini terdiri dari 3 main events dengan 6 additional events yang berlangsung dari 24 Oktober hingga 7 November mendatang seperti dikutip detikTravel dari siaran persnya, Kamis (28/10/2021).

Untuk rincian kegiatan di Rinjani Geopark Sport Tourism Festival 2021 adalah sebagai berikut:

1. Rinjani Geopark Sembalun 7 Summits (25 s/d 28 Oktober 2021)
2. Sembalun Paragliding (30 s/d 31 Oktober 2021)
3. Rinjani Geopark International Enduro (5 s/d 7 November 2021)

Untuk kegiatan tambahan ada 6, terdiri dari:

1. Rinjani Art Camp (6 s/d 7 November 2021)
2. Bazar UMKM (24 s/d 28 Oktober & 4 s/d 7 November 2021)
3. Eksebisi Panahan (24 s/d 28 Oktober & 4 s/d 7 November 2021)
4. Eksebisi permainan tradisional Egrang (24 s/d 28 Oktober)
5. Eksebisi permainan tradisional & Begasingan (4 s/d 7 November 2021)
5. Eksebisi Mini Catur (5 s/d 7 November 2021).

Mohammad Farid Zaini, GM Geopark Rinjani sekaligus event director festival tersebut, mengatakan bahwa jumlah peserta dibatasi, maksimal 20 team dari dalam dan luar NTB yang terdiri dari 3 orang pendaki dan 1 orang manajer pendakian.

Mereka adalah orang-orang terpilih yang telah teruji secara fisik dan mental untuk bisa menuntaskan 7 puncak dalam 4 hari. Total peserta yang telah mendaftar adalah 300 orang untuk kelas atlet dan adventure yang berasal dari dalam dan luar negeri.

"Semoga kolaborasi bisa terus kita pertahankan dan kembangkan untuk kita sama-sama berupaya mewujudkan tujuan memuliakan warisan bumi dan mensejahterakan masyarakat di daerah kita tercinta," ujar Farid.

Sementara itu, Kadispar NTB Yusron Hadi menyatakan event ini akan memberi dampak bagi sektor pariwisata dan bisa mempromosikan Sembalun lebih luas lagi. Festival ini bisa dikategorikan sebagai side event dari WSBK karena akan berakhir tanggal 7 November mendatang.

"InsyaAllah kita bisa membuktikan bahwa NTB di dalam masa pandemi ini masih bisa melaksanakan event kepariwisataan dan sport tourism secara aman dan sehat. NTB lebih siap untuk kembali bangkit, kembali pulih wisatanya setelah melalui serangkaian gelaran event ini," tutupnya.



Simak Video "Persiapan Peserta Sport Tourism Gowes 79 KM di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA