Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 09 Nov 2021 09:07 WIB

TRAVEL NEWS

Tes Antigen Lion Air Kini Cuma Rp 35.000

Lion Air
Lion Air (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta -

Syarat naik pesawat kini tak lagi mewajibkan tes PCR yang terbilang mahal dan cukup antigen. Lion Air gerak cepat dengan menurunkan syarat itu hanya menjadi Rp 35.000.

Dalam rilis resminya, Selasa (9/11/2021), sudah ada 130 tempat tes antigen yang berafiliasi dengan Lion Air. Keberadaannya semakin memudahkan penumpang setia maskapai berlambang singa itu.

"Pemberlakuan tarif terjangkau Rp 35.000 dan lokasi yang strategis telah disesuaikan dengan permintaan dan dinamika pasar yang berkembang. Lion Air Group optimis, ketersediaan layanan uji kesehatan mampu memberikan nilai lebih dan kemudahan setiap calon penumpang," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.

Syarat tes antigen Lion Air Group:

1. Khusus calon penumpang yang mempunyai tiket pada penerbangan Lion Air Group (Lion Air, WingsAir dan Batik Air)

Pembelian tiket (issued ticket) dan informasi perjalanan udara diperoleh melalui: Kantor Pusat dan Kantor Cabang Penjualan Tiket (Ticketing Town Office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia: www.lionair.co.id, www.batikair.com, aplikasi (mobile apps) Lion Air dan Batik Air (pembelian tiket Wings Air juga bisa melalui website dan aplikasi tersebut); Call center 021-6379 8000 dan 0804-177-8899, mitra agen perjalanan (tour travel) dan online travel agent (OTA)

2. Voucher bisa dibeli bersamaan pada saat pembelian tiket (issued ticket)

3. Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket pesawat Lion Air Group dan belum melaksanakan RDT-ANTIGEN, maka pembelian voucher RDT-ANTIGEN hingga 3 jam sebelum keberangkatan dengan menunjukkan kode pemesanan (booking code) melalui sales channel seperti call center, kantor penjualan Lion Air Group, www.lionair.co.id , www.batikair.com , agen perjalanan (tour and travel) dan lainnya

4. Bagi calon penumpang yang belum memiliki voucher, dapat melakukan uji kesehatan di jejaring fasilitas kesehatan dengan menunjukkan tiket valid dan identitas resmi. Pembayaran bisa dilakukan secara langsung kepada pihak fasilitas kesehatan

5. Apabila hasil uji dinyatakan positif (+) Covid-19, maka calon penumpang mengajukan proses perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) atau pengembalian dana tiket (refund) tanpa dikenakan biaya.



Simak Video "Baru Lagi! Naik Pesawat dari dan ke Luar Jawa-Bali Wajib PCR"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA