Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Nov 2021 15:41 WIB

TRAVEL NEWS

Suryakencana Bogor yang Kembali Bergeliat

Luthfi Hafidz
detikTravel
Suryakencana kembali dibuka
Suryakencana yang menjadi pusat kuliner Bogor kembali dibuka. Foto: dok pribadi Ahmad Baihaqi
Bogor -

Pecinta kuliner yang sudah kangen dengan Jalan Suryakencana patut berbahagia. Pasalnya destinasi wisata itu sudah kembali dibuka setelah sempat tutup saat PPKM.

PPKM Darurat di Kota Bogor akan diberlakukan mulai tanggal 3 Juli 2021. Beberapa wilayah dan destinasi wisata akan sepenuhnya ditutup untuk sementara waktu, Suryakencana adalah salah satu destinasi wisata yang akan ditutup selama PPKM Darurat diberlakukan.

"Pembatasan lebih ketat mobilitas dan aktivitas warga. Semoga kita bisa menggalang kekuatan untuk bersama-sama lewati masa sulit ini,"ucap Bima Arya, Wali Kota Bogor, saat mengumumkan pemberlakuan PPKM Darurat di Kota Bogor, pada Jumat (2/7/2021) lalu.

Suryakencana sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Bogor juga akan terdampak dengan adanya PPKM Darurat. Saat PPKM Darurat diberlakukan beberapa waktu lalu, seluruh aktivitas perdagangan di Suryakencana akan dibatasi dan diawasi oleh Satgas COVID-19 Kota Bogor.

Suryakencana kembali dibukaSuryakencana kembali dibuka. Foto: dok pribadi Ahmad Baihaqi

Restoran, kafe, dan lapak makanan yang ada di Suryakencana saat itu hanya menerima pelayanan antar dan tidak menerima makan di tempat. Selain itu, untuk toko-toko kelontong dan minimarket diperbolehkan buka sampai pukul 20.00 WIB. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Bima Arya saat mengumumkan PPKM Darurat di Kota Bogor.

"Pusat perbelanjaan, mal ditutup untuk sementara, sedangkan supermarket, minimarket, pasar tradisional, dan toko kelontong yang menjual kebutuhan sehari hari dibatasi jam operasionalnya sampai pukul 20.00 WIB," ungkapnya.

Dampak pembatasan aktivitas di Suryakencana ini dirasakan langsung oleh para pedagang makanan di Suryakencana, mengingat tidak boleh ada pengunjung di Suryakencana selama PPKM Darurat berlangsung.

"Ya, tentu keadaannya akan sama kayak dulu PSBB. Pengunjung nggak boleh datang, otomatis penjualan kami (pedagang makanan) turun," ucap Dedi, penjual soto mie bogor, saat dimintai tanggapan terkait PPKM Darurat di Suryakencana, Bogor.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya para pedagang di Suryakencana berharap kebijakan PPKM yang diambil pemerintah tidak menghalangi aktivitas perdagangan, sebab berdagang adalah mata pencaharian mereka satu satunya.

"Omset tuh turunnya jauh banget, mas, kalau ada PPKM gini. Dapat setengah dari biasanya (omset normal) aja tuh susah banget," kata Dedi saat ditanya mengenai penghasilannya saat pembatasan diberlakukan.

Penjual soto mie Bogor yang satu ini berpendapat, bahwa bisa saja tetap berdagang seperti biasa dan tetap mencegah persebaran virus Corona. Menurutnya, hanya perlu memperketat protokol kesehatan bukan melarang pengunjung untuk datang ke Suryakencana.

Suryakencana kembali dibukaSuryakencana kembali dibuka. Foto: dok pribadi Ahmad Baihaqi

Seiring berjalannya waktu dan angka penyebaran COVID-19 yang kian membaik membuat Surya Kencana kembali dibuka untuk umum. Kabar gembira ini disambut baik oleh para masyarakat khususnya pedagang karena dapat berjualan kembali dan dapat mencari penghasilan dengan normal.

Selain itu kabar baik ini juga disambut baik juga oleh para masyarakat yang sudah rindu untuk berjalan mengitari Jalan Suryakencana untuk berwisata kuliner dan untuk berfoto-foto karena sepanjang jalan ini sangat instagramable.

Tetapi dibukanya Suryakencana kembali tentunya dengan persyaratan dan peraturan yang harus dipatuhi oleh para masyarakat yang ingin berkunjung, seperti tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku agar tetap terhindar dan mencegah penularan COVID-19 dan juga menjaga kebersihan setempat.



Simak Video "Ribut Pemuda Bawa-bawa 'Pribumi' Berujung Dimediasi Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA