Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 12 Nov 2021 19:34 WIB

TRAVEL NEWS

Satpam BCA Jadi Standar Layanan Wisata di DIY

Heri Susanto
detikTravel
Satpam BCA Jadi Standard Layanan Wisata di DIY
Foto: (Heri Susanto/detikcom)
Yogyakarta -

Satpam BCA yang sempat jadi perbincangan di media sosial (medsos) bakal menjadi standard pelayanan wisata di DIY. Terutama akomodasi wisata yang menggunakan Satpam seperti pusat perbelanjaan, hotel, dan fasilitas lain.

Ketua DPD Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) DIY Salva Yurivan Saragih menjelaskan, wisata sangat mengedepankan hospitality. Oleh karena itu, menindaklanjuti saran Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat membuka Rakernas Abujapi, pihaknya akan meningkatkan kemampuan hospitality Satpam.

"Karena Satpam ini terdepan dalam hal pelayanan. Jika kinerja Satpam dalam hospitality buruk, otomatis yang memakai jasa kita juga tidak nyaman. Standard minimal bisa seperti Satpam BCA yang banyak dipuji karena pelayanannya ramah," kata Salva, saat Rakernas Abujapi, di Yogyakarta, Jumat (12/11/2021).


"Saat pandemi dalam posisi puncak, hampir 75 persen Satpam tidak bekerja. Sekarang sudah semuanya pulih dan gaji juga 100 persen," jelasnya.Ia menambahkan, DIY sebagai kota jasa dan pariwisata, sangat bergantung dengan pelayanan ini. Apalagi, saat ini wisata di DIY sudah mulai pulih dengan beberapa Satpam Hotel kembali bekerja.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat membuka Rakernas Abujapi ini sempat menyarankan, agar Satpam bisa meningkatkan kemampuan sesuai kemajuan zaman.

"Di era milenial ini, profil Satpam mestinya tidak hanya dikenal dari penampilan luarnya saja yang mengandalkan kebugaran fisik, ketegaran sikap, ketegasan bertindak. Tetapi juga softside-nya yang smart," jelasnya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Eryono Pranowo menambahkan, sebagai pengguna jasa Satpam, PHRI sangat bergantung dengan kemampuan hospitality Satpam. Demi kenyamanan wisata, hospitality ini tentunya harus didukung semua pihak.

"Saat ini pariwisata sudah mulai pulih. Okupansi sudah merata mencapai 70 persen. Tentunya, membuat nyaman wisatawan agar kembali berkunjung ke Yogyakarta menjadi tugas semua insan," kata Deddy.



Simak Video "Pria di Kulon Progo Diciduk, Tega Cabuli Keponakan yang Masih Belia"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA