Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 22 Nov 2021 07:52 WIB

TRAVEL NEWS

Jangan Lengah! Warga Jakarta Diimbau Perketat Prokes Jelang Libur Nataru

Tim detikcom
detikTravel
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/9/2021).
Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga ibu kota memperketat penerapan protokol kesehatan menjelang libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (libur Nataru). Itu sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Kita belajar dalam dua tahun terakhir ini selama masa libur selalu saja diikuti dengan peningkatan penyebaran COVID-19. Kita harus berjuang bersama, konsisten untuk melaksanakan protokol kesehatan supaya di masa libur akhir tahun ini tidak lagi terjadi peningkatan penyebaran COVID-19," ujar Riza di Jakarta, akhir pekan lalu.

Merujuk tahun-tahun sebelumnya, liur akhir pekan menjadi salah satu periode yang perlu diwaspadai untuk penyebaran virus Corona. Sebabnya, mobilitas masyarakat tinggi dan terjadi kerumunan.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus virus Corona, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ancang-ancang untuk menerapkan PPKM Level 3 secara merata di Tanah Air. Keputusan itu diumumkan hari ii, Senin (22/11).

"Kita akan menyesuaikan. Tentu kebijakan yang akan diambil nanti akan melalui suatu pertimbangan yang matang, pertimbangan yang mendalam untuk memastikan bahwa kita, tidak hanya Jakarta, tetapi juga seluruh Indonesia, tidak terjadi lonjakan seperti tahun sebelumnya," kata Riza.

Riza menyebut saat ini wilayah DKI Jakarta menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 dengan penyesuaian, seperti bioskop dan tempat rekreasi dibuka.

Selain itu, kata dia, lebih dari 11 juta warga DKI Jakarta telah menerima dosis vaksin COVID-19 dan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (bed occupancy rate) juga mengalami penurunan hingga lima persen.

Namun, meski situasi mulai berangsur normal, dia menekankan agar masyarakat tidak melonggarkan disiplin prokes untuk menekan terjadinya lonjakan kasus penyebaran COVID-19.

"Saya selalu berpesan bahwa tempat yang terbaik adalah tetap di rumah. Mari kita patuh, taat, disiplin, dan bertanggung jawab melaksanakan protokol kesehatan," kata dia.



Simak Video "Mall di DKI Boleh Beroperasi, Wagub DKI: Harus Ada Sertifikasi Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA