Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 29 Nov 2021 11:45 WIB

TRAVEL NEWS

Pemkab Bantul Tutup 3 Titik Keramaian di Malam Pergantian Tahun, Dimana Saja?

Meski masa PPKM belum usai dan objek wisata belum dibuka, namun warga sudah kangen piknik. Mereka berbondong-bondon datangi pantai Parangtritis.
Wisata Pantai Parangtritis (Foto: Gatot Jatmiko)
Bantul -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan menutup 3 lokasi yang dinilai menjadi titik kerumunan saat malam pergantian tahun baru. Selain itu, kawasan Pantai Parangtritis akan mendapatkan pengawasan khusus karena menjadi tempat favorit merayakan pergantian tahun.

"Jadi untuk di Bantul ada tiga lokasi yang akan ditutup pada malam pergantian tahun. Nah, tiga itu di lapangan Paseban, Pasar Seni Gabusan dan kawasan SSA (Stadion Sultan Agung)," kata Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta saat dihubungi wartawan, Senin (29/11/2021).

Pihaknya juga tetap menerapkan aturan ganjil genap bagi kendaraan bermotor karena efektif menekan kerumunan wisatawan. Kemudian pihaknya juga melakukan penyekatan di sejumlah titik menuju obwis, khususnya jalur menuju kawasan Pantai Parangtritis.

"Tapi mami masih koordinasikan terkait titik penyekatan maupun teknisnya," ucapnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta menambahkan, bahwa lokasi obwis mendapat perhatian karena berpotensi menjadi ajang kerumunan saat malam pergantian tahun. Bahkan, pihaknya akan melakukan pengawasan khusus di kawasan Parangtritis.

"Parangtiris mungkin satu tempat yang mendapat pengawasan khusus. Karena biasanya saat tahun baru di kota bergeser ke pantai," katanya.

Selain itu pihaknya bersama kepolisian, TNI, dan berbagai instansi terkait akan melakukan pemantauan kegiatan-kegiatan di hotel-hotel, obwis, dan perkampungan. Semua itu agar masyarakat tidak menggelar kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan saat malam pergantian tahun.

Pihaknya juga mengimbau kepada semua pengelola gereja di Bantul untuk mematuhi protokol kesehatan PPKM level 3 dalam menyelenggarakan ibadah. Selain itu, pihaknya akan mengawasi proses kegiatan ibadah di gereja mulai 24-26 Desember 2021.

"Pemantauan lebih diperketat lagi mulai 30 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022," ujarnya.



Simak Video "Sajian Unik Ingkung Gurame di Bantul"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA