Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 30 Nov 2021 07:31 WIB

TRAVEL NEWS

Koster Godok Sistem Digital Data Turis, yang Sering ke Bali Dapat Bonus

Sudi Suadnyana
detikTravel
Desa Panglipuran Bali
Desa Panglipuran (Angga Riza/detikcom)
Denpasar -

Gubernur Bali Wayan Koster mewacanakan pendataan digital untuk pariwisata. Dijanjikan penghargaan buat turis yang sering datang ke Pulau Dewata.

Melalui pendataan tersebut, Bali bakal memiliki database wisatawan yang sempat berkunjung. Database yang dibangun yakni mulai dari nama wisatawan, asal negara, keluarga, tempat bekerja, jumlah penghasilan hingga berapa kali yang bersangkutan berkunjung ke Bali.

"Dengan mengembangkan teknologi digital dalam penyelenggaraan kepariwisataan, kita buatkan sistem secara terintegrasi dan sekaligus akan memiliki database tentang para wisatawan yang berkunjung ke Bali," kata Wayan Koster dalam rapat paripurna DPRD Bali, Senin (29/11/2021).

Koster mengatakan, melalui sistem pariwisata digital tersebut, pemprov bisa menyapa wisatawan yang datang ke Bali. Bahkan, sistem bisa menyapa para wisatawan saat kembali tiba di negara asalnya.

"Sehingga, kita bisa menyapa selamat datang di Bali, ketika balik dia di negaranya, sampai di negaranya kita ucapkan selamat sudah sampai di negaranya dan berterima kasih telah berkunjung ke Bali," kata dia.

Selain itu, melalui sistem pariwisata digital, sistem bakal mengetahui waktu wisatawan berulang tahun. Dengan begitu, sistem juga bisa mengucapkan selamat ulang tahun kepada wisatawan tersebut.

"Ada tanda khusus dia ulang tahun. Kita ucapkan selamat ulang tahun. Dan, kalau dia sudah mengunjungi Bali sudah dalam beberapa kali, kita bisa memberikan penghargaan ke Bali," dia menambahkan.

"Nah ini daya kira sesuatu yang harus dilakukan ke depan. Jadi jangan memperlakukan orang yang sudah berkontribusi ini dengan cara biasa-biasa saja, tapi kita harus beri perlakuan secara, baik, human dan empati serta simpati," ujar dia.

Melalui cara ini, Koster berkeinginan wisatawan bisa datang kembali ke Bali dengan membawa uang dan berbelanja lebih banyak. Dengan begitu, keberadaan pariwisata Bali diharapkan semakin bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita berharap akan datang lagi ke Bali membawa uang lebih banyak tapi berbelanja lebih banyak juga di Bali. Kalau banyak uang tapi enggak belanja juga enggak manfaat," kata dia.

Koster mengatakan Bali sebagai destinasi wisata dunia ke depan akan berorientasi pada pariwisata yang berkualitas. Maka dari itu, tingkat keramahtamahan layanan harus dibangun secara sistematis terhadap para wisatawan.

"Jadi, kita harapkan wisatawan berkualitas itu adalah wisatawan yang lebih lama berkunjung ke Bali, tinggal di Bali, berbelanja di Bali, orang yang bermartabat menghormati kebudayaan Bali," kata Koster.

Tak hanya itu, Koster juga berharap wisatawan turut menjaga kearifan lokal dan pelestarian lingkungan alam Bali dan loyal terhadap kondisi sumber daya lokal yang ada di Bali ini.

"Jadi, itu yang kita harapkan wisatawan ke depan. Saya kira itu yang akan menjadi arahan kita ke depan sehingga Bali itu akan semakin kuat citra pariwisatanya sehingga dunia luar akan semakin respect serta hormat kepada Bali sebagai destinasi wisata.

"Dalam konteks itu lah kita akan sama-sama memerankan untuk menjaga alam Bali ini, manusia Bali dan kebudayaan Bali ini bermartabat sebagai destinasi wisata. Wisatawannya juga bisa berkualitas serta bermartabat pula, sama-sama menjaga ekosistem yang ada di Bali ini," kata dia.



Simak Video "KMP Yunicee Tenggelam, Komisi V Minta Kemenhub Audit Internal"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA