Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 03 Jan 2022 20:35 WIB

TRAVEL NEWS

3.116 Pelanggan Tertolak Naik Kereta di KAI Semarang, ini Penyebabnya

Ilustrasi kereta api
Foto: (PT KAI/Istimewa)
Jakarta -

Ratusan ribu penumpang terlayani oleh PT KAI Daop 4 Semarang selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Namun terpaksa ada 3.116 calon penumpang yang terpaksa ditolak berangkat karena tidak memenuhi ketentuan.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan pada periode 17 Desember 2021 s.d 2 Januari 2022, KAI telah melayani 145.155 pelanggan KA Jarak Jauh dan KA Lokal atau rata-rata 8.539 pelanggan per hari. Okupansinya mencapai 30% dari kapasitas yang tersedia yaitu sebanyak 483.816 tempat duduk.

"Total pelanggan yang ditolak berangkat pada periode 17 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 ada sebanyak 3.116 pelanggan. Rinciannya adalah belum vaksin kesatu dan kedua 361 pelanggan, pelanggan usia di bawah 12 tahun belum PCR 662 pelanggan, dan tidak antigen 2.082 pelanggan," kata Kris dalam siaran persnya, Senin (3/1/2022).

"KAI memastikan hanya pelanggan yang benar-benar memenuhi ketentuan yang boleh berangkat naik KA pada masa Nataru ini sesuai dengan regulasi pemerintah," imbuhnya.

Bagi pelanggan yang ditolak tersebut mendapat refund 100 persen. mulai 3 Januari 2022, KAI kembali menerapkan aturan bagi pelanggan Kereta Api sesuai SE Kemenhub Nomor 97 Tahun 2021, setelah sebelumnya menerapkan SE Kemenhub No 112 Th 2021 yang berlaku hingga 2 Januari 2022.

Berikut persyaratan pelanggan Kereta Api mulai 3 Januari 2022:

1. KA Jarak Jauh:


a. Vaksin minimal dosis pertama. Jika belum dapat divaksin karena alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin.
b. Menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen 1x24 jam.
c. Khusus pelanggan berusia di bawah 12 tahun, tidak wajib vaksin, namun harus menunjukkan negatif Rapid Test Antigen 1x24 jam dan didampingi orang tua.

2. KA Lokal:


a. Vaksin minimal dosis pertama. Jika belum dapat divaksin karena alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin.
b. Khusus pelanggan berusia di bawah 12 tahun, tidak wajib vaksin namun harus didampingi orang tua.



Simak Video "Serunya Berebut Kupat Jembut saat Perayaan Syawalan di Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA