Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 24 Jun 2022 07:42 WIB

TRAVEL NEWS

1.300 Pilot Southwest Airlines Protes: Kerja Berlebih, Jadwal Gonta-ganti

Syanti Mustika
detikTravel
Southwest Airlines
Foto: iStock
Jakarta -

Lebih dari 1.300 pilot Southwest Airlines melakukan aksi protes kepada perusahaan. Mereka terlalu banyak bekerja dan diombang-ambingkan jadwal yang kerap berubah-ubah.

Dilansir dari New York Post, Jumat (24/6/2022) lebih dari 1.300 pilot menyatakan protes kepada maskapai Southwest Airlines yang membuat mereka bekerja melebihi jadwal seharusnya. Mereka menyebutkan bahwa perusahaan kekurangan staf dan memberikan mereka pekerjaan terlalu banyak.

Aksi ini dilakukan di Dallas Love Field, Texas. Southwest Airlines dan serikat pilot, Southwest Airlines Pilots Association sedang dalam proses negosiasi kontrak baru selama dua tahun.

Para pilot juga melengkapi aksi mereka dengan papan-papan yang bertuliskan 'Penumpang dan pilot pantas mendapatkan yang lebih baik' dan 'Summer of Luv: tertunda, dijadwalkan ulang, dibatalkan' yang mengacu pada peningkatan pembatalan penerbangan, padahal perjalanan musim panas meningkat.

Penundaan dan pembatalan penerbangan terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena industri penerbangan menghadapi kekurangan pilot. Juga, perusahaan tidak dapat memenuhi permintaan perjalanan yang meningkat karena pencabutan pembatasan COVID-19 di seluruh dunia.

Saat industri penerbangan sedang terguncang karena kekurangan pilot, kebijakan Southwest Airlines mengenai jadwal penerbangan yang buruk memperburuk situasi ini.

Serikat pekerja mengatakan 8.300 anggotanya telah menghadapi penugasan ulang terus-menerus untuk penerbangan. Juga sering ada perubahan penjadwalan menit-menit terakhir karena kekurangan tenaga kerja dan cuaca buruk mengganggu layanan penerbangan reguler. Hampir sepertiga pilot dipindahkan setiap hari, kata presiden SWAPA Kapten Casey Murray.

Jadwal yang selalu berubah dan penjadwalan yang berlebihan, tentu menyebabkan pilot kelelahan. Pemimpin serikat pekerja berharap kontrak baru, yang telah berjalan sejak 2020 akan membantu menyelesaikan masalah ini.

Menanggapi hal ini, pihak Southwest Airlines mengatakan mereka menghormati hak stafnya untuk protes. Terkait jadwal mereka mengetahui garis piket siapa pilot bertugas dan siapa yang tidak.

"Kami Southwest Airlines menghormati hak karyawan untuk mengekspresikan pendapat mereka dan kami tidak mengantisipasi gangguan dalam layanan sebagai akibat dari demonstrasi tunggal ini," kata perusahaan itu dalam sebuah rilis.

Pembatalan dan penundaan penerbangan diperkirakan akan berlanjut seiring meningkatnya perjalanan musim panas. Banyak maskapai telah mengurangi jadwal penerbangan mereka sebagai antisipasi.



Simak Video "Kapten Hanafi, dari Lulusan STM Hingga Terbang ke Daerah Konflik"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA