Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 13 Sep 2022 11:51 WIB

TRAVEL NEWS

Terpopuler : Mitos Macan Kumbang di Sumedang

Tim detikcom
detikTravel
Penampakan mayat macan kumbang yang serang warga.
Foto: Istimewa
Jakarta -

Tiga warga Sumedang diserang macan kumbang. Ternyata ada mitos yang dipercaya warga setempat di balik peristiwa serangan itu. Bagaimana mitosnya?

Serangan macan kumbang yang membuat tiga warga Desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang terluka, menyisakan cerita tersendiri bagi warga di sana.

Kabarnya, di balik serangan macan itu, ada mitos yang masih dipercaya turun temurun oleh warga. Kepala Dusun I Desa Tegalmanggung, Saeful Ma'ruf mengatakan hewan buas seperti macan kumbang, dilarang untuk menampakkan diri di hadapan manusia.

"Mitosnya kalau macan itu nggak boleh menampakkan diri ke manusia," kata Saeful, Sabtu (10/9/2022) kemarin.

Namun Saeful tidak tahu persis penanda apa yang membuat macan kumbang menampakkan diri ke manusia. Yang pasti, jika itu terjadi, macan itu akan mendapat 'sanksi'.

"Kata sepuh gitu kalau nampak ke manusia ada sanksinya, mati atau kelaparan. Dulu juga katanya ada yang muncul terus mati dan langsung dikubur," ujarnya.

Saeful juga menjelaskan, lokasi serangan macan kumbang yang membuat tiga warga luka-luka, berada di jalur pendakian Gunung Kerenceng.

Gunung Kerenceng sendiri merupakan gunung dengan ketinggian 1.736 meter di atas permukaan laut yang jadi favorit pendaki pemula.

"(Itu) jalur pendakian Gunung Kerenceng, cuma masih sedikit, buat pendakian buat pemula," singkatnya.

Sebelumnya diberitakan, tiga warga Sumedang diserang oleh seekor macan kumbang. Warga yang diserang itu berusaha melawan sang hewan buas hingga memiting dan menenggelamkannya ke sungai.

Sang kucing hitam itu mati usai terlibat duel sengit dengan tiga warga. Kucing besar itu mati tenggelam di sungai.

Artikel tersebut menjadi yang terpopuler detikTravel kemarin, Di urutan kedua ada Bagaimana Penjelasan Medis Soal Normalnya Keturunan Suku Polahi, Meski Hasil Kawin Sedarah? dan ketiga Banyak Bule Pengganggu di Canggu, Ini 5 Poin Keluhan Warga.

Berikut 10 besar artikel terpopuler detikTravel:



Simak Video "Terekam CCTV! Macan Kumbang Berkeliaran Dekat Aliran Lahar Semeru"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA