Greenland kembali menjadi sorotan akhir-akhir ini setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ambisinya untuk menguasai secara penuh. berikut fakta-fakta tentang Greenland.
Kebijakan kontroversial itu memicu ketegangan global dan mendapat kecaman dari berbagai pihak. Trump dinilai mengedepankan pendekatan sepihak dan agresif yang berpotensi mengganggu stabilitas hubungan internasional, khususnya antara Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
Meski kembali ramai diperbincangkan, Greenland sejatinya menyimpan banyak fakta menarik yang belum banyak diketahui publik. Wilayah terbesar di dunia ini bukan hanya penting secara geografis, tetapi juga memiliki nilai strategis tinggi dari sisi politik, sosial, hingga budaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa saja fakta menarik yang tersimpan di Greenland? Simak berikut ini!
10 Fakta Menarik Greenland yang Tidak Banyak Diketahui
Merangkum informasi dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta menarik Greenland:
1. Pulau Terbesar di Dunia
Dikutip dari Encyclopedia Britannica, Rabu (21/1/2026), Greenland dinobatkan sebagai pulau terbesar di dunia. Luas Greenland mencapai 2,16 kilometer persegi, lebih besar tiga kali lipat dari luas negara Texas di AS.
Melansir Visit Greenland, asal usul nama Greenland dicetuskan oleh Erik The Red, seorang pembunuh asal Islandia yang diasingkan ke pulau tersebut pada abad ke-10.
Secara geografis sekitar 80 persen wilayah Greenland tertutup lapisan es, menjadikannya salah satu kawasan paling ekstrem di Bumi.
Populasi penduduknya sekitar 56.480 jiwa (catatan pada 2017). Sekitar 88 persen populasi penduduknya adalah Suku Inuit. Greenland menjadi salah satu negara dengan kepadatan penduduk terendah di dunia.
Selain itu, posisi Greenland di kawasan Arktik yang merupakan titik penting dalam jalur pertahanan dan lalu lintas militer global. Melansir Deutsche Welle, AS telah lama memiliki kepentingan militer di Greenland, salah satunya melalui Pangkalan Udara Thule, yang digunakan untuk sistem peringatan dini dan pertahanan rudal.
Greenland memiliki status sebagai wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark, meski secara Geografis wilayah merupakan bagian dari Amerika Utara. Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan hak menentukan arah kebijakan domestiknya.
2. Kehidupan Tanpa Jalan Raya
Kota Nuuk tanpa jalan raya (Marko Djurica/Reuters) |
Bentang alam Greenland yang ekstrem membuat wilayah ini tidak memiliki jaringan jalan raya maupun rel kereta api yang menghubungkan antar kota.
Jalan beraspal hanya tersedia di dalam kawasan perkotaan dan umumnya berhenti di batas kota. Akibatnya, mobilitas antarwilayah tidak dapat mengandalkan transportasi darat seperti di negara lain.
Untuk berpindah dari satu daerah ke daerah lain, penduduk Greenland lebih banyak mengandalkan transportasi udara dan laut, seperti pesawat, helikopter, dan kapal.
Sementara di wilayah bersalju, mobil salju serta kereta luncur anjing masih menjadi sarana transportasi penting yang digunakan hingga kini.
3. Nuuk: Ibu Kota di Tengah Pegunungan
Nuuk tidak hanya berperan sebagai pusat pemerintahan Greenland, tetapi juga berkembang sebagai kota modern yang dihuni sekitar seperempat dari total penduduk Greenland.
Sebagai ibu kota, Nuuk menawarkan perpaduan unik antara panorama alam pegunungan yang dramatis dan kehidupan perkotaan yang dinamis.
Di kota ini, pengunjung dapat menemukan butik fesyen, kafe-kafe bergaya modern, serta berbagai pusat kebudayaan. Beberapa di antaranya adalah Museum Nasional Greenland, Museum Seni Nuuk, dan Katuaq Cultural Centre yang menjadi ruang penting bagi seni, musik, dan identitas budaya masyarakat Greenland.
4. Kangerlussuaq: Lokasi Terdingin di Greenland
Sebagian besar wilayah Greenland tertutup es, hanya area pesisir yang relatif bebas salju saat musim panas. Kondisi ini membuat hampir seluruh kota dan permukiman di Greenland berada di sepanjang garis pantai.
Namun terdapat satu kota yang terletak di pedalaman wilayah Greenland dan jauh dari pesisir pantai, Kangerlussuaq.
Wisatawan menikmati salju meleleh di Russell Glacier dekat Kangerlussuaq, Greenland. (Getty Images/Mario Tama) |
Melansir Secret Atlas, Kangerlussuaq terletak sekitar 160 kilometer dari pantai utama, tepat di ujung sebuah fjord yang membentang sangat panjang ke arah pedalaman. Letaknya yang jauh dari pengaruh laut membuat kawasan ini memiliki suhu paling dingin di Greenland.
Selain itu, Kangerlussuaq juga dikenal sebagai salah satu titik awal atau akhir Arctic Circle Trail, jalur pendakian jarak jauh yang populer dan melintasi lanskap alam Greenland yang ekstrem.
5. Fenomena Matahari Tengah Malam
Greenland berada di dalam Lingkar Arktik, sebagian wilayah Greenland mengalami fenomena matahari tengah malam (midnight sun), di mana matahari tidak terbenam selama periode tertentu.
Perahu layar merah berlayar di antara gunung es terapung di gletser Teluk Disko, Ilulissat, Greenland, dengan matahari terbenam oranye selama musim panas kutub tengah malam. (Getty Images/nikpal) |
Fenomena ini berlangsung sekitar 25 Mei hingga 25 Juli, dengan puncaknya jatuh pada 21 Juni, yang dikenal sebagai hari terpanjang dalam setahun.
Setiap 21 Juni juga diperingati sebagai hari libur nasional di Greenland.
Pada momen itu, masyarakat memanfaatkannya untuk berkumpul bersama keluarga dan teman, menikmati alam terbuka, serta menggelar acara dan perayaan sederhana di bawah cahaya matahari yang bersinar sepanjang hari dan malam.
6. Tanah Kelahiran Perahu Kayak
Perahu kayak merupakan salah satu inovasi tradisional masyarakat pemburu Greenland, yang berasal dari istilah lokal qajaq. Sejak zaman dahulu, kayak telah digunakan sebagai alat utama berburu oleh suku Inuit, khususnya di perairan Arktik yang dingin dan menantang.
Sekelompok orang kayak di antara gunung es di Ilulissat Icefjord. Ilulissat Icefjord dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2004. (Getty Images/olli0815) |
Kayak dirancang secara khusus agar menyesuaikan dengan ukuran tubuh masing-masing pendayung, sehingga memungkinkan pergerakan yang lincah, senyap, dan stabil saat berburu.
Desain itu menunjukkan kecerdasan masyarakat Inuit dalam memanfaatkan teknologi sederhana yang selaras dengan kondisi alam ekstrem Greenland.
Bahkan di Greenland akan lebih banyak dijumpai perahu daripada kendaraan lain, karena jumlah perahu lebih banyak di sini. Hal ini disebabkan karena Greenland tidak memiliki jalan raya yang mumpuni untuk dilintasi kendaraan darat.
7. Memiliki Air dan Udara Terbersih di Dunia
Greenland dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kualitas udara paling bersih di dunia. Kondisi ini membuat siapa pun yang berkunjung dapat benar-benar merasakan udara segar tanpa polusi.
Hal ini disebabkan karena jumlah penduduk yang relatif sangat sedikit serta minimnya kendaraan dan aktivitas industri di Greenland.
Tak hanya itu, sumber air di Greenland juga terkenal sangat murni. Air dari aliran sungai dan mata air alami di berbagai wilayah bahkan dapat diminum langsung tanpa melalui proses penyaringan.
8. Warisan Dunia UNESCO
Greenland memiliki tiga lokasi yang dinobatkan sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Tiga tempat tersebut tidak hanya menyoroti keindahan alam, tetapi juga menyimpan sejarah dan budaya masyarakat setempat, apa saja?
Β· Ilulissat Icefjord, yang diresmikan sebagai Warisan Dunia UNESCO pada 2004 karena nilai ilmiahnya sebagai salah satu gletser paling aktif di dunia.
Β· Kujataa, diakui pada 2017 dan mencakup lima lokasi terpisah di Greenland Selatan sebagai penghormatan terhadap warisan pertanian masyarakat Norse dan Inuit.
Β· Aasivissuit-Nipisat ditetapkan pada 2018 sebagai pengakuan atas lanskap perburuan tradisional Inuit, yang membentang dari lapisan es Greenland hingga wilayah pesisir di sekitar Kangerlussuaq dan Sisimiut.
9. Nyaris Tidak ada Pohon
Hampir enggak ada pohon di Kota Nuuk (Mads Claus Rasmussen/Reuters) |
Di Greenland jarang sekali dijumpai pohon karena sebagian besar wilayah Greenland tergolong gurun Arktik dengan kondisi iklim yang ekstrem. Meski demikian, sejumlah orang tetap mencoba menanam dan membudidayakan pohon di kawasan ini.
Kawasan Nanortalik dan Narsarsuaq dikenal sebagai hutan terbesar di Greenland karena dapat dijumpai sebagian besar pepohonan yang tumbuh di sana. Meski jauh dari hutan pada umumnya, area ini menjadi kawasan dengan iklim relatif lebih hangat dibanding wilayah lainnya.
10. Tempat Paling Pas Menyaksikan Aurora Borealis
Aurora borealis (northern lights) di Kota Nuuk, Greenland (Hannibal Hanschke/Reuters) |
Selama musim dingin, Greenland mengalami kegelapan selama 24 jam penuh, ditambah dengan tingkat polusi cahaya yang sangat rendah. Kondisi ini membuat langit Greenland menjadi salah satu tempat terbaik di dunia untuk menyaksikan Aurora Borealis, yang tampak menari terang di langit malam.
Fenomena cahaya utara ini sebenarnya dapat disaksikan dari berbagai wilayah, bahkan dari pusat ibu kota Nuuk.
Salah satu lokasi yang paling ideal untuk menikmatinya adalah Kangerlussuaq, yang dikenal memiliki lebih dari 300 hari dengan langit cerah setiap tahunnya, sehingga peluang melihat aurora jauh lebih besar dibandingkan daerah lain.
Simak Video "Video: Kenapa Greenland Disebut 'Tanah Hijau' Padahal Es Semua?"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)


















































Komentar Terbanyak
Viral Bule Protes Keras Upacara Adat di Bali, Terganggu Suara Musik
Dulu Viral, Community Center Pamulang Kini Tak Terawat
Cerita Pilot Wanita Garuda Terbangkan Bryan Adams dan Diundang ke Konsernya