Salah satu waktu terbaik datang ke Jepang adalah saat musim semi, di mana Bunga Sakura bermekaran dan menghiasi tempat-tempat ciamik Jepang. Berikut perkiraan sakura pertama, yang bisa traveler jadikan acuan liburan musim semi ke sana.
Dilansir dari Japan Today, Jumat (23/1/2026) menggunakan data cuaca dan suhu, serta lebih dari 2 juta laporan yang dikirimkan peserta 'Proyek Sakura', Weathernews mengeluarkan prediksi periode mekarnya bunga sakura di Jepang.
- Akita: 12 April
- Aomori: 17 April
- Fukuoka: 23 Maret
- Hiroshima: 25 Maret
- Kagoshima: 26 Maret
- Kanazawa: 31 Maret
- Kochi: 24 Maret
- Kushiro: 7 Mei
- Nagano: 8 April
- Nagoya: 23 Maret
- Niigata: 5 April
- Osaka: 27 Maret
- Sapporo: 25 April
- Sendai: 4 April
- Tokyo: 21 Maret
Menurut Weathernews, tanggal mulai mekarnya bunga sakura tahun ini yang mendekati rata-rata disebabkan oleh suhu di bulan Maret yang relatif normal di sebagian besar wilayah. Suhu di Jepang utara diperkirakan sedikit lebih tinggi dari rata-rata, dengan lebih banyak hari cerah yang menyebabkan tanggal mulai mekarnya bunga sedikit lebih awal dari biasanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teruntuk lokasi pertama mekarnya bunga sakura diperkirakan adalah Tokyo, di mana bunga-bunga tersebut diprediksi akan muncul pada tanggal 21 Maret.
Berikut prediksi mekarnya sakura di tempat populer Jepang.
- Kastil Kumamoto (Prefektur Kumamoto): 23 Maret
- Taman Maizaru (Prefektur Fukuoka): 23 Maret
- Taman Peringatan Perdamaian (Prefektur Hiroshima): 26 Maret
- Taman Kochi (Prefektur Kochi): 24 Maret
- Arashiyama (Prefektur Kyoto): 28 Maret
- Taman Tsuruma (Prefektur Aichi): 22 Maret
- Taman Kastil Sunpu (Prefektur Shizuoka): 24 Maret
- Taman Takato Joshi (Prefektur Nagano): 4 April
- Taman Ueno Onshi (Prefektur Tokyo): 22 Maret
- Sekilas tentang Seribu Pohon di Tepi Sungai Shiraishi (Prefektur Miyagi): 4 April
- Taman Hirosaki (Prefektur Aomori): 15 April
- Taman Goryokaku (Prefektur Hokkaido): 23 April
(sym/wsw)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Tragedi Papua, Penerbang Senior Angkat Bicara soal Risiko Terbang di Daerah Rawan