Takut Kebanjiran Wisatawan, Ginzan Onsen Batasi Kunjungan di Musim Dingin

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Takut Kebanjiran Wisatawan, Ginzan Onsen Batasi Kunjungan di Musim Dingin

Nyimas Amrina Rosada - detikTravel
Rabu, 28 Jan 2026 16:06 WIB
Takut Kebanjiran Wisatawan, Ginzan Onsen Batasi Kunjungan di Musim Dingin
Ginzan Onsen (Instagram)
Obanazawa -

Ginzan Onsen kembali memberlakukan pembatasan wisatawan selama musim dingin untuk mengatasi lonjakan pengunjung dan menjaga kenyamanan wisatawan.

Resor pemandian air panas, Ginzan Onsen di Jepang kembali memberlakukan pembatasan wisatawan harian yang akan berkunjung sepanjang musim dingin tahun 2025-2026.

Melansir informasi dari situs Japan Guide, Kamis (28/1/2026), kebijakan ini diambil sebagai langkah untuk mencegah kemacetan dan penumpukan wisatawan di kawasan pemandian air panas. Pembatasan ini mulai diberlakukan sejak tanggal 20 Desember 2025 hingga 1 Maret 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembatasan ini berlaku bagi pengunjung harian yang datang dengan kendaraan pribadi seperti mobil. Namun, bagi pengunjung yang menginap di resor pemandian air panas yang disediakan, tidak diberlakukan pembatasan ini.

Di Mana Ginzan Onsen?

Ginzan Onsen dalam Bahasa Jepang bisa diartikan sebagai "Pemandian Air Panas Gunung Perak." Tempat ini berlokasi di kota pemandian air panas terpencil yang terletak di Obanazawa, pegunungan Prefektur Yamagata, Jepang.

ADVERTISEMENT

Awalnya, kota ini berkembang di sekitar tambang perak, namun lama-kelamaan berkembang dan menjadi salah satu kota pemandian air panas terindah di Jepang. Daya tarik lain selain sumber pemandian air panas di kota ini adalah arsitektur penginapan tradisional Jepang yang disebut dengan Ryokan.

Ryokan bergaya tradisional ini terbuat dari kayu yang memiliki tiga hingga empat lantai, bagian detail kayu didesain dengan indah berada di tengah dinding berwarna putih. pengunjung dapat menikmati pemandangan pegunungan yang sejuk dan menakjubkan.

Pusat kota Ginzan Onsen merupakan zona khusus pejalan kaki, jalannya yang sempit dan terbatasnya area parkir membuat lokasinya sulit untuk menopang banyak kendaraan. Hal inilah yang membuat Ginzan Onsen menerapkan kebijakan pembatasan wisatawan setiap memasuki musim dingin.

Bagaimana Wisatawan Bisa Berkunjung?

Bagi wisatawan yang membawa kendaraan, ketika mengunjungi Ginzan Onsen diimbau untuk memarkirkan kendaraan di area parkir Taisho Romankan. Lokasinya terletak sekitar 1,5 km dari pusat kota Onsen.

Pengelola Ginzan Onsen sudah menyediakan bus antar-jemput yang memungkinkan para wisatawan diantar dan dijemput dari Taisho Romankan menuju Ginzan Onsen, begitupun sebaliknya. Hal ini merupakan langkah dari upaya mencegah kemacetan dan penumpukan kendaraan di dalam area Onsen.

Bus antar-jemput ini akan beroperasi mulai dari pukul 09.00-18.00 waktu setempat. Bus akan berangkat dari Taisho Romankan setiap 20 menit sekali dengan layanan kembali ke area parkir pukul 19.20 waktu setempat.

Daya Tarik Ginzan Onsen

1. Pusat Pemandian Air Panas

Ginzan Onsen terkenal sebagai pusat pemandian air panas paling kuno dan tradisional di Jepang. Lokasinya yang berada di kaki pegunungan Prefektur Yamagata membuat sumber air panas di kota ini sangat alami.

Terdapat dua pemandian umum di Ginzan Onsen, salah satunya Shiroganeyu dan pemandian terapi kaki. Untuk bisa menikmati pemandian air panas ini, wisatawan perlu membayar 500 yen atau sekitar Rp 55 ribu saja.

2. Pemandangan Air Terjun dan Tata Kota yang Indah

Lokasinya yang berada di pegunungan, membuat Ginzan Onsen memiliki lanskap alam yang indah. Kota ini memiliki air terjun spektakuler setinggi 22 meter dan mengalir dengan deras. Cocok untuk bersantai dan menikmati gemericik air di pusat kota.

Selain itu, Ginzan Onsen juga memiliki tata kota yang indah dengan puluhan ryokan yang berdiri di setiap sudut kota. Ryokan bergaya tradisional ini dapat dijadikan sebagai tempat penginapan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di sana.

3. Lokasi Tambang Perak yang Legendaris

Ginzan Onsen tidak bisa dipisahkan dari tambang perak yang merupakan identitas utamanya. Wisatawan bisa mengunjungi lokasi tambang perak di pegunungan yang bersejarah. Wisatawan akan diajak melintasi lembah di sepanjang air terjun selama 10-15 menit. Di sana, traveler akan menemukan bagian bekas tambang yang legendaris.

Cara Menuju ke Ginzan Onsen

1. Dengan Kereta Api

Wisatawan yang datang dengan kereta api bisa menggunakan kereta Shinkansen JR Yamagata dari Tokyo menuju Stasiun Oishida. Waktu tempuhnya sekitar 3 jam 30 menit dengan harga tiket sekitar Rp 1,3 juta.

2. Dengan Mobil

Bagi pengunjung yang ingin melanjutkan perjalanan dengan mobil dari Stasiun Oishida, bisa menyewa mobil untuk sampai ke Ginzan Onsen. Tempat penyewaan mobil tersedia di setiap stasiun di Jalur Yamagata Shinkansen mulai dari Stasiun Murayama, Shinjo, dan Yamagata.

Dari sana, wisatawan bisa memarkirkan mobil pribadi atau sewaan di area parkir yang berjarak 5-10 menit dari pusat kota dan bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau menaiki bus antar-jemput.

3. Dengan Pesawat

Untuk wisatawan yang menaiki pesawat, ambil penerbangan menuju Bandara Yamagata. Dari sana bisa melanjutkan perjalanan dengan bus antar-jemput yang disediakan oleh Ginzan Onsen. Biaya nya sekitar Rp 215 ribu.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Imbas Perang AS-Iran, Jepang Hidupkan Lagi PLTN Biar Hemat LNG"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads