Tak Cuma Tarik Wisatawan, Pemerintah Fokus Pariwisata Berkelanjutan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tak Cuma Tarik Wisatawan, Pemerintah Fokus Pariwisata Berkelanjutan

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Rabu, 28 Jan 2026 19:04 WIB
Tak Cuma Tarik Wisatawan, Pemerintah Fokus Pariwisata Berkelanjutan
Ilustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Tak hanya ingin menarik wisatawan sebanyak-banyaknya, pemerintah juga ingin fokus untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan.

Pariwisata berkelanjutan masih jadi sorotan di tengah isu cuaca buruk dan kerusakan lingkungan. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata tetap fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan, yaitu pariwisata yang memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, budaya, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat lokal.

"Pariwisata Indonesia bukan sekadar tentang satu destinasi, melainkan sebuah ekosistem yang terbentang dalam berbagai lapisan geografi, budaya, alam, dan masyarakatnya," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana seperti dikutip dari Antara, Rabu (28/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, Indonesia memiliki 12 UNESCO Global Geopark, 10 situs warisan dunia, dan 16 warisan budaya tak benda yang tercatat di UNESCO.

Selain itu, ada 6.100 desa wisata yang mencakup lima desa wisata terbaik dunia menurut UN Tourism. Semuanya berpotensi untuk mendatangkan wisatawan.

ADVERTISEMENT

Untuk destinasinya, Bali dan Yogyakarta akan didorong menjadi andalan. Tak hanya itu, pariwisata berkelanjutan juga diterapkan di Tanjung Lesung.

Mulai dari rutin membersihkan kawasan pantai dari sampah, menanam pohon secara berkala, membuat penangkaran penyu untuk kemudian dilepas liarkankan, dan konservasi terumbu karang.

Tanjung Lesung juga menghadirkan program 'orangtua asuh' terumbu karang. Harapannya, agar air laut tetap jernih tanpa mengganggu habitat alami biota laut, seiring dengan tumbuhnya aktivitas pariwisata.

"Inilah upaya-upaya yang telah kami lakukan. Sebuah ikhtiar agar keseimbangan terus terjaga, antara alam dan pariwisata. Agar keindahan di Tanjung Lesung yang dinikmati hari ini bisa tetap terus dinikmati juga oleh generasi selanjutnya," kata Poernomo Siswaprasetijo Direktur Utama Tanjung Lesung.

Komitmen keberlanjutan lingkungan ini masih ditambah dengan hadirnya pengaman pantai sejauh 14 km yang juga menyediakan jogging track dan pedestrian. Para pengunjung tak perlu cemas lagi akan keamanan selama liburan di sini.

"Tempat jogging track ini jadi tempat favorit baru dan worth it dicoba untuk berjalan santai, berolahraga, hingga menikmati momen sunrise dan sunset," ujar Poernomo.

Empat pantai yang ada di kawasan ini, termasuk private beach Kalica, dirawat secara berkala agar tetap bersih dan alami. Semua itu demi kenyamanan pengunjung yang menjadi perhatian utama.

Berbagai destinasi di atas memang memiliki karakter yang berbeda, namun memiliki pondasi yang sama, yaitu wisata alam yang berpadu dengan keindahan natural, serta kearifan budaya lokal.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads