Prabowo Luncurkan Indonesia ASRI, Soroti Reklame dan Genteng demi Wisatawan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Prabowo Luncurkan Indonesia ASRI, Soroti Reklame dan Genteng demi Wisatawan

Femi Diah - detikTravel
Senin, 02 Feb 2026 17:05 WIB
Prabowo Luncurkan Indonesia ASRI, Soroti Reklame dan Genteng demi Wisatawan
Presiden Prabowo Subianto mengatakan bangsa Indonesia harus mengingat sejarah perjuangan para pendahulu. Dia menyayangkan benda bersejarah tak dirawat. (YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto berencana meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI. Dia berharap gerakan itu bisa menciptakan lingkungan yang aman dan bersih di seluruh Tanah Air hingga bisa menjadi magnet wisatawan internasional.

"Dalam waktu dekat, saya sebetulnya mau me-launching apa yang saya sebut, Gerakan Indonesia ASRI. Aman, sehat, resik, indah. Resik saya tanya artinya apa, artinya bersih, tertib dan sebagainya," kata Prabowo dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Prabowo mengatakan gerakan itu menekankan pada perubahan nyata di lapangan, mulai dari kebersihan lingkungan hingga penataan ruang publik, untuk dapat menarik minat wisatawan mancanegara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo meminta seluruh instansi pemerintah berperan aktif menjadi contoh. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah kegiatan kerja bakti atau korve secara rutin, termasuk melibatkan sekolah-sekolah.

ADVERTISEMENT

Menurut Prabowo kegiatan bersih-bersih tidak perlu memakan waktu lama. Namun, jika dilakukan secara serentak dan masif, dampaknya akan sangat besar. Dia berjanji pemerintah bakal menyediakan sarana pendukung seperti gerobak sampah, hingga truk pengangkut untuk mendukung kelancaran gerakan tersebut.

"Semua instansi pemerintahan harus memimpin korve. Anak sekolah nggak apa-apa, pagi-pagi 10 menit, 15 menit, setengah jam. Kalau ratusan, ribuan itu, cepat itu. Modalnya nanti apa, modalnya gerobak-gerobak, truk-truk sampah, dan sebagainya," kata dia.

Selain itu, Gerakan Indonesia ASRI juga mencakup penertiban baliho, spanduk, dan reklame yang dinilai sudah berlebih dan mengganggu keindahan kota-kota.

Presiden juga menyoroti penataan reklame secara tertib dan persuasif dengan melibatkan pelaku usaha, serta asosiasi. Dia menilai nyaris semua daerah memiliki persoalan serupa terkait reklame dan baliho.

Dia sekaligus meminta agar jalan-jalan protokol, kawasan wisata, hingga pusat kota ditata lebih rapih, termasuk penertiban kabel-kabel serta tampilan bangunan usaha agar lebih selaras dengan lingkungan.

"Semua desa dan kota terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni, jelas berkarat, tidak mungkin Indonesia indah kalau banyak seng. Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Ini proyek gentengisasi Indonesia," kata Prabowo.

Dia menyebut bahwa keindahan kota merupakan bagian penting dari citra bangsa dan kenyamanan masyarakat, sekaligus daya tarik bagi wisatawan.

"Bupati dan wali kota yang enggak mau kotanya indah terserah, yang mau ayo. bikin kecamatan indah, bikin desamu indah. Turis dari luar untuk apa lihat seng berkarat. Karat itu lambang degenerasi. Dalam 2-3 tahun Indonesia tidak ada karat. Karat adalah lambang degenerasi, bukan Indonesia bangkit, Indonesia indah, Indonesia bahagia," kata Prabowo.




(fem/wsw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads