Embung Pekayon di Jakarta Timur, Cocok buat Jogging, Anak-anak Bebas Bermain

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Embung Pekayon di Jakarta Timur, Cocok buat Jogging, Anak-anak Bebas Bermain

Hans Wilhem - detikTravel
Selasa, 03 Feb 2026 12:39 WIB
Embung Pekayon di Jakarta Timur, Cocok buat Jogging, Anak-anak Bebas Bermain
Embung Pekayon (Hans Wilhem/detikcom)
Jakarta -

Embung Pekayon menjadi jujugan warga lokal dan wisatawan di sekitar Jakarta Timur. Kawasan ini cukup tenang buat pengunjung dewasa, tetapi tetap nyaman buat anak-anak karena ada spot khususnya.

Melalui pengamatan detikTravel dan perbincangan dengan sejumlah pengunjung, Embung Pekayon bisa jadi tempat singgah pagi dan sore hari. Dimas Syaputra (21), seorang perantau asal Binjai yang bekerja di kawasan Panasonic di Jalan Raya Bogor, mengatakan sengaja datang ke sini untuk berolahraga.

"Di sini kalau kita bilang tuh bersih ya. Terus juga pemandangannya enak dilihat gitu, rapi. Dan juga emang cocoklah buat kayak misalkan saya kayak jogging kan di sini, lari gitu, jalan santai gitu," ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (2/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Embung Pekayon di Pasar Rebo, Jakarta TimurEmbung Pekayon di Pasar Rebo, Jakarta Timur (Hans Wilhem/detikcom)

Dia menambahkan bahwa lintasan lari ini sangat nyaman untuk berjalan-jalan santai atau jogging di pagi atau sore hari.

ADVERTISEMENT

Bagi warga setempat, keberadaan Embung Pekayon merupakan berkah. Indah Rosi (46), yang lebih dikenal sebagai Ibu Aam, mengatakan bahwa area ini baru saja selesai dibangun dan menjadi nyaman untuk digunakan sekitar setahun yang lalu, pada 2024.

"Jadi nyamanlah, aman kalau buat ngelepasin anaknya main di sini tuh ibu-ibu bapak-bapak kayaknya alhamdulillah ada tempat bermain sebagai warga Jakarta yang susah banget itu lahan buat anak-anak," kata Indah.

Menurutnya, sebelum area ini tertata rapi seperti sekarang, daerah ini sering tergenang air saat hujan deras. Namun, kini fungsi penampungan airnya bekerja dengan baik, sehingga banjir di sekitar rumah warga dapat diminimalkan.

Meskipun mendapat pujian, pengunjung tetap memberikan komentar kritis kepada pihak pengelola. Dimas menyoroti bahwa masih ada pengunjung yang merokok di area hijau terbuka, yang menurutnya sangat mengganggu bagi orang yang sedang berolahraga. Ia berharap pihak pengelola akan mengambil tindakan tegas terkait kebijakan larangan merokok di area tersebut.

Sejalan dengan Dimas, Indah Rosi juga mengeluhkan masalah sampah yang kadang menumpuk setelah hujan deras.

"Sama kebersihannya ya agak ditingkatkan lagi kadang habis hujan sampah, pas saya kalau pagi gitu wuih numpuk gitu kalau belum dibersihkan. Heeh, dari atas-atas yang ngalir nggak terambil gitu ikut hanyut ke sini agak bau sedikit. Tapi berapa hari sih memang nanti dibersihkan lagi sih, agak lama gitu nanti dibersihkan lagi sampahnya. Kalau gini kan nih baru dibersihkan tadi pagi, bening," kata dia.

Selain itu, Indah memberikan saran unik agar pengelola memasang jam dinding besar di area publik.

"cuma kalau bisa dipasangin jam dinding gitu ya. Jam dinding kayaknya belum ada saya suka ngelihat biar anak tuh tahu waktu gitu. Kadang main kalau ada kayak di taman yang ke luar negeri suka ada jam umum yang gede gitu. Eh sudah magrib pulang, udah jam 6 gitu jadi nanti kan tahu jam pada pulang. Kayaknya kurang jam ini," ujar dia.

Embung Pekayon kini menjadi bukti bahwa ruang terbuka hijau yang dikelola dengan baik tidak hanya berfungsi secara teknis untuk mencegah banjir, tetapi juga menjadi ruang sosial yang meningkatkan kualitas hidup warga kota.




(fem/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads