Nihil Penerbangan, 3 Maskapai China Batalkan Penerbangan ke Jepang di Februari

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Nihil Penerbangan, 3 Maskapai China Batalkan Penerbangan ke Jepang di Februari

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Rabu, 04 Feb 2026 05:20 WIB
Nihil Penerbangan, 3 Maskapai China Batalkan Penerbangan ke Jepang di Februari
Ilustrasi pembatalan penerbangan. (Dikhy Sasra/detikcom)
Jakarta -

Penerbangan antara China dan Jepang praktis lumpuh sepanjang Februari. Seluruh penerbangan terjadwal di 49 rute dari tiga maskapai dibatalkan.

Situasi tersebut menyusul keputusan maskapai penerbangan China yang kembali memperpanjang kebijakan khusus terkait perubahan jadwal dan pengembalian dana tiket untuk rute Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip VN Express, Rabu (4/2/2026) data dari platform informasi penerbangan Flight Master menunjukkan, hingga 26 Januari, tidak ada satu pun penerbangan China-Jepang yang tersisa untuk bulan Februari.

ADVERTISEMENT

Gelombang pembatalan sebenarnya sudah terlihat sejak awal tahun. Pada Januari, tingkat pembatalan penerbangan dari China ke Jepang mencapai 47,2%. Angka tersebut melonjak 7,8 poin persentase dibandingkan Desember, menandakan minat dan kepastian perjalanan yang kian melemah.

Sejumlah maskapai besar China seperti Air China, China Eastern, dan China Southern Airlines, pada Senin lalu kembali memperpanjang kebijakan perubahan jadwal dan pembatalan tiket tanpa biaya untuk penerbangan tujuan Jepang. Kebijakan ini kini berlaku hingga 24 Oktober tahun ini, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Kebijakan itu pertama kali diberlakukan pada November tahun lalu, langkah tersebut diambil setelah pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang mengisyaratkan bahwa serangan hipotetis China terhadap Taiwan dapat memicu respons militer dari Tokyo.

Sejak saat itu, kebijakan maskapai sempat diperpanjang hingga Maret sebelum kembali diperluas masa berlakunya.

Dampaknya terasa langsung pada sektor pariwisata, jumlah wisatawan asal China yang berkunjung ke Jepang anjlok hingga 45 persen pada Desember. Meski demikian, secara keseluruhan, kunjungan wisatawan ke Jepang justru mencetak rekor tertinggi.

Situasi ini diperkuat dengan peringatan terbaru dari Pemerintah China. Belum lama ini, otoritas setempat mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Jepang selama libur Tahun Baru Imlek, periode libur nasional terpanjang di China.




(upd/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads