Seorang pria membawa pisau ke bandara. Entah apa yang ada di dalam pikirannya, ia memaksa agar pisau itu tetap dibawa masuk ke dalam pesawat.
Insiden itu terjadi di Bandara Internasional Iloilo di Filipina pada Rabu (28/1). Melalui rekaman sebuah video, pria yang tak disebutkan namanya menjalani pemeriksaan bagasi sebelum memasuki area keberangkatan untuk penerbangan ke Cebu, seperti dikutip dari Channel News Asia pada Selasa (3/2/2026).
Saat tasnya masuk ke x-ray, sebuah pisau terdeteksi. Ia diminta untuk menyerahkannya, tetapi ia menolak. Penolakan itu membuat suasana semakin panas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak bandara kemudian meminta bantuan polisi. Mereka memeriksa dan berulang kali meminta pria itu menyerahkan pisaunya. Namun, usaha itu tetap sia-sia.
Frustasi karena keputusannya tak disanggupi, pria itu mengambil pisau miliknya dan mencoba menikam petugas. Seorang polisi melakukan tembakan cepat ke area bahu pelaku sebagai tindakan membela diri.
Saksi mata mengatakan bahwa pria itu hanya membawa tas selempang dan tidak ditemani atau membawa barang bawaan. Tidak ada orang lain yang terluka.
Pria tersebut disebut berusia 40-an hingga 50-an. Ia dibawa ke Rumah Sakit Umum dan Sanatorium Visayas Barat di kota Santa Barbara yang berdekatan untuk perawatan medis, dan kemudian dipindahkan ke Pusat Medis Visayas Barat di Kota Iloilo.
Bandara kembali beroperasi normal setelah insiden tersebut, kata Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP).
Pihak berwenang mencatat bahwa pemeriksaan keamanan awal di pintu masuk keberangkatan telah dihapus pada kuartal terakhir tahun 2025 sebagai bagian dari upaya untuk menyederhanakan pergerakan penumpang, lapor Manila Bulletin.
Jenderal Polisi Jose Melencio C Nartatez Jr, kepala Kepolisian Nasional Filipina, memerintahkan audit keamanan komprehensif di semua bandara di seluruh negeri menyusul insiden tersebut.
"Kami sudah berkoordinasi erat dengan CAAP dan unit keamanan bandara lainnya. Kami sedang meneliti di mana kelalaian terjadi dan bagaimana kami dapat lebih memperkuat prosedur penyaringan, terutama di bandara regional," katanya.
Ia juga membela tindakan petugas yang merespons.
"Kami ingin meyakinkan publik bahwa bandara kami aman. Petugas polisi bertindak untuk menetralisir ancaman langsung dan melindungi nyawa," pungkasnya.
(bnl/wsw)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Protes Keras Upacara Adat di Bali, Terganggu Suara Musik
Dulu Viral, Community Center Pamulang Kini Tak Terawat
Kinerjanya Cuma Diberi Nilai 50 oleh DPR, Apa Kata Menpar Widiyanti?