Kabut tebal memaksa Bandara Wellington, Selandia Baru, membatalkan 48 penerbangan pada Selasa (3/2/2026). Penumpang pun terdampak, sampai harus menginap di hotel atau membayar ekstra USD 500 untuk pulang hingga penerbangan dialihkan melalui kota lain.
Seorang juru bicara Bandara Wellington mengatakan penerbangan yang dialihkan termasuk menuju Christchurch, Napier, dan Dunedin. Kemudian, sejumlah penerbangan yang datang dari Christchurch, Brisbane, dan Hamilton.
Reporter RNZ yang berada di lokasi melaporkan bahwa sekitar 30 orang mengantre di loket penjualan tiket dan layanan bantuan Air New Zealand pada Selasa sore. Penumpang disarankan untuk memeriksa informasi terbaru mengenai rencana perjalanan mereka secara langsung kepada maskapai penerbangan masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nicola, salah seorang calon penumpang, mengatakan bahwa ia berada di Wellington untuk bekerja dan akan kembali ke Hamilton. Penerbangannya semula dijadwalkan berangkat pada pukul 13.30 waktu setempat. Dia sempat mengira jadwal tersebut diundur menjadi pukul 16.30 pada hari yang sama.
Namun, setelah berbicara dengan seorang teman, Nicola menyadari bahwa penerbangan barunya sebenarnya dijadwalkan pukul 16.30 waktu setempat pada Rabu, bukan Selasa.
"Saya harus menginap di hotel atau mengeluarkan biaya tambahan sekitar USD 500 (Rp 8,4 juta) untuk mencari cara lain agar bisa pulang lebih cepat," kata Nicola, dikutip dari RNZ, Kamis (5/2).
Nicola mengatakan tidak keberatan bepergian sendiri, tetapi ingin segera kembali ke rumah untuk bertemu anak-anaknya.
Penumpang lain, Rhys, juga mengalami hal serupa. Dia mengatakan penerbangannya menuju Nelson yang dijadwalkan pukul 16.00 waktu setempat dibatalkan dan dialihkan melalui Auckland pada Kamis.
Dia berhasil mendapatkan penerbangan Jetstar ke Christchurch pada Rabu tepat waktu untuk menghadiri beberapa urusan pekerjaan.
Maskapai Air NZ menyadari bahwa gangguan perjalanan dapat membuat frustrasi dan berterima kasih kepada pelanggan atas kesabaran dan pengertian mereka. Adapun, Jetstar mengatakan saat ini tidak ada gangguan pada layanannya.
Ahli meteorologi MetService, Lewis Ferris, mengatakan saat ini terdapat awan rendah di atas landasan pacu Bandara Wellington, terbentuk akibat udara hangat dan lembap.
Dia menambahkan bahwa udara hangat tersebut akan bergerak ke timur sepanjang malam, sementara angin selatan diperkirakan terus bertiup hingga besok. Ferris mengatakan situasi itu bisa berubah jika lapisan awan naik selama malam.
(bnl/fem)












































Komentar Terbanyak
Dulu Viral, Community Center Pamulang Kini Tak Terawat
Kinerjanya Cuma Diberi Nilai 50 oleh DPR, Apa Kata Menpar Widiyanti?
Wisatawan ke Bali Turun, Koster Janji Temui Kemenhub Minta Harga Tiket Dipangkas