Puluhan Ton Kelapa dari Festival Thaipusam Disulap Jadi Energi Hijau

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Puluhan Ton Kelapa dari Festival Thaipusam Disulap Jadi Energi Hijau

Syanti Mustika - detikTravel
Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB
Puluhan Ton Kelapa dari Festival Thaipusam Disulap Jadi Energi Hijau
Ilustrasi Festival Thaipusam di Penang(iStock)
Penang -

Di Penang, Malaysia, sebanyak 45 ton kelapa yang dihancurkan selama Festival Thaipusam tidak akan dibuang begitu saja. Dewan Kota Pulau Penang (MBPP) akan menyulapnya menjadi biofel.

Dilansir dari Strait Times, Kamis (5/2/2026) Walikota Datuk A' Rajendran mengatakan kelapa-kelapa tersebut telah dikirim ke Stasiun Transfer Limbah Batu Maung, sebuah perusahaan yang akan mencacah, menghancurkan, dan memprosesnya menjadi biofuel. Dia menambahkan bahwa upaya ini mencerminkan dorongan MBPP untuk mengurangi limbah dan menghasilkan energi secara berkelanjutan.

"Kelapa yang dihancurkan selama Thaipusam tidak akan terbuang sia-sia," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Umat Hindu merayakan Thaipusam untuk memperingati Dewa Muruga menerima tombak suci dari ibunya, Dewi Parvati, untuk mengalahkan kekuatan jahat Soorapadman dan memulihkan kemakmuran dan kesejahteraan.

ADVERTISEMENT



Sebagai bagian dari ritual Thaipusam, para umat Hindu menghancurkan kelapa di sepanjang rute prosesi sebagai tindakan kerendahan hati dan pengorbanan, melambangkan penghancuran ego dalam memenuhi nazar kepada Dewa Muruga. Kelapa-kelapa itu disusun berjejer dan dihancurkan saat kereta emas dan perak lewat.

Asisten petugas kesehatan lingkungan MBPP, Muhammad Shahfezul Shaffie, mengatakan bahwa petugas kebersihan yang dilengkapi dengan alat pembersih bertekanan tinggi yang telah dimodifikasi, dikerahkan untuk membersihkan kelapa-kelapa yang hancur dengan cepat agar jalan tetap terbuka selama prosesi berlangsung. Keberadaan petugas kebersihan ini dipuji para peziarah, yang membuat perayaan bersih dan rapi selama ritual.

Hindu devotees carry pots of milk as they make their way to the Sri Subramaniar Swamy Temple during the Thaipusam celebrations at Batu Caves, Malaysia February 11, 2025. REUTERS/Hasnoor Hussain      TPX IMAGES OF THE DAYFestival Thaipusam di Batu Cave tahun 2025 ( REUTERS/Hasnoor Hussain TPX IMAGES OF THE DAY Foto: REUTERS/Hasnoor Hussain)



Dikutip dari Bernama, perayaan Thaipusam ini merupakan salah satu perayaan keagamaan besar di Malaysia. Ribuan umat Hindu akan berkumpul di beberapa titik tempat ibadah memberikan puji-pujian untuk Dewa Murugan.

Festival ini juga dirayakan di India, Singapura, dan daerah lain dengan komunitas Hindu Tamil yang besar. Khusus di Malaysia, perayaan berpusat di Batu Cave, rumah Patung Murugan setinggi 43 meter, salah satu destinasi ikonik di Malaysia.

Momen ini juga menarik perhatian turis mancanegara. Diperkirakan festival ini menarik 2,5 juta pengunjung selama perayaan.

Khusus di Penang, pada tanggal 1 Februari, ribuan umat Hindu mulai berkumpul sejak pukul 4 pagi di sepanjang Jalan Kebun Bunga di George Town, mengenakan pakaian kuning yang melambangkan kesucian. Mereka berjalan sejauh dua kilometer ke Kuil Thanneermalai Shree Balathandayuthapani.

Perayaan ini menarik perhatian turis Prancis bernama Pierre Laurent, 45 tahun. Dia mengungkapkan kegembiraan dan kekagumannya setelah menyaksikan perayaan Thaipusam yang meriah dan kaya spiritualitas, menggambarkan festival tersebut sebagai pengalaman budaya.

"Penang sudah terkenal dengan warisan dan makanannya, tetapi menyaksikan festival ini menambah lapisan lain pada kekayaan budayanya," katanya.




(sym/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads