Cuaca di Jepang tengah berada di tingkat waspada. Otoritas setempat menyebut badai salju akan datang dan warga-wisatawan diimbau untuk berhati-hati.
Diperkirakan terjadi mulai Jumat hingga Minggu mendatang. Kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi mengganggu aktivitas dan transportasi di sejumlah wilayah.
Mengutip NHK World, Jumat (6/2/2026) Badan Meteorologi Jepang pada Kamis kemarin menyampaikan bahwa hujan salju diperkirakan mencapai puncaknya pada Minggu, terutama di sepanjang pantai Laut Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wilayah terdampak mencakup area luas dari Jepang bagian barat hingga utara, yang berisiko mengalami gangguan lalu lintas akibat badai salju.
Badai salju diperkirakan mulai melanda Jepang bagian utara pada Jumat, dengan intensitas hujan salju yang terus meningkat di sisi Laut Jepang hingga akhir pekan.
Para pejabat menyebutkan bahwa curah salju di beberapa daerah bisa mencapai level peringatan, terutama di wilayah yang menghadap Laut Jepang.
Salju bahkan diperkirakan turun di wilayah yang jarang mengalaminya seperti Kyushu serta daerah sepanjang pantai Pasifik dari Jepang barat hingga timur.
Ahli cuaca dari Badan Meteorologi Jepang mengatakan bahwa hujan salju terbaru dapat menambah akumulasi salju yang sebelumnya sudah mencapai rekor di beberapa wilayah Jepang bagian barat hingga utara.
Kemudian, dikhawatirkan potensi bahaya lainnya seperti longsoran salju, salju yang jatuh dari atap, serta kerusakan pada bangunan dan lahan pertanian.
Suhu Lebih Hangat Tingkatkan Risiko Salju Jatuh
Badan Meteorologi Jepang juga menyoroti suhu yang relatif lebih hangat dari biasanya di beberapa wilayah. Kondisi itu bisa meningkatkan risiko salju meluncur dari atap bangunan.
Kenaikan suhu dapat memicu terjadinya salju runtuh dari atap, terbentuknya es menggantung hingga longsoran salju. Sementara itu, Hokkaido diperkirakan akan dilanda angin sangat kencang dan gelombang laut tinggi pada Jumat.
Kecepatan angin puncak diprediksi mencapai 126 kilometer per jam, baik di darat maupun di laut. Salju juga diperkirakan kembali turun di wilayah sepanjang Laut Jepang di Jepang utara dan barat pada Sabtu. Dalam periode 24 jam hingga Sabtu pagi, curah salju diperkirakan mencapai 50 sentimeter di Hokkaido, 40 centimeter di Tohoku, dan 30 sentimeter di Niigata.
Puncak hujan salju diperkirakan terjadi pada Minggu. Akumulasi salju dalam 24 jam hingga Minggu pagi dapat mencapai 70 centimeter di Niigata, 50 centimeter di Tohoku, serta 40 centimeter di Hokkaido dan wilayah Chugoku. Ketebalan salju bahkan berpotensi melebihi perkiraan tersebut.
Wilayah sepanjang pantai Pasifik yang biasanya minim salju seperti Kanto, termasuk Tokyo dan Kyushu bagian selatan, juga berpeluang mengalami hujan salju pada Sabtu dan Minggu.
Pejabat di otoritas cuaca Jepang juga memperingatkan potensi gangguan lalu lintas, terutama di Hokkaido, akibat badai salju dan tumpukan salju.
Selain itu, salju lebat di wilayah lain juga dapat berdampak pada transportasi serta memicu risiko longsoran salju dan pemadaman listrik akibat salju yang menumpuk di jalur kabel listrik.
(upd/wsw)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5