Mesin Terbakar Usai Lepas Landas, Pesawat Dialihkan 6.000 Km dari Tujuan
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mesin Terbakar Usai Lepas Landas, Pesawat Dialihkan 6.000 Km dari Tujuan

Bonauli - detikTravel
Sabtu, 07 Feb 2026 14:26 WIB
Mesin Terbakar Usai Lepas Landas, Pesawat Dialihkan 6.000 Km dari Tujuan
Pesawat Turkish Airlines (Getty Images/Chris McGrath)
Kolkata -

Sebuah penerbangan harus melakukan pendaratan darurat. Seluruh penumpang panik karena melihat api berkobar.

Penerbangan Turkish Airlines dengan tujuan Istanbul harus melakukan pendaratan darurat di Kolkata, India. Dua kota ini memiliki jarak sekitar 6.000 km dengan lama penerbangan 10 jam. Penerbangan itu berangkat dari Bandara Internasional Tribhuvan di Kathmandu, Nepal, Rabu 4 Februari 2026 pukul 13.28 waktu setempat, seperti dikutip dari Turkiye Today, Sabtu (7/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Api berkobar di mesin kanan dalam waktu empat menit setelah lepas landas, menurut Teknath Sitaula, manajer umum Bandara Internasional Tribhuvan.

Pilot memberi tahu pengontrol lalu lintas udara Kolkata tentang potensi kebakaran. Pesawat Airbus A330-303 itu langsung dialihkan ke arah barat dari rute yang direncanakan.

ADVERTISEMENT

Awak pesawat mematikan mesin yang terbakar sambil tetap menerbangkan pesawat selama kurang lebih 10 menit sebelum mendarat di Bandara Internasional Netaji Subhash Chandra Bose pukul 14.49 waktu setempat.

Pesawat itu membawa 225 penumpang dan 11 awak pesawat. Mereka dievakuasi dengan selamat, tanpa cedera.

Direktur bandara di bandara internasional Kolkata mengkonfirmasi bahwa keadaan darurat penuh telah diumumkan untuk penerbangan Turkish Airlines yang akan datang. Pesawat tersebut saat ini berada di Bandara Kolkata, tempat para penyelidik sedang memeriksa penyebab kerusakan mesin.

Keadaan darurat tersebut menyebabkan penutupan sementara Bandara Internasional Tribhuvan dan menangguhkan operasional selama sekitar 15 menit setelah laporan insiden tersebut.

Turkish Airlines mengoperasikan layanan reguler antara Kathmandu dan Istanbul menggunakan pesawat berbadan lebar. A330-300 adalah pesawat penumpang jarak jauh bermesin ganda yang mampu membawa antara 250 dan 290 penumpang tergantung pada konfigurasinya.

Peraturan penerbangan mengharuskan pesawat komersial mampu melakukan penerbangan berkelanjutan dengan satu mesin jika terjadi keadaan darurat.




(bnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads