Dulu Kurus Kering di AS, Kini Panda Ya Ya Gemuk dan Sehat di China
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dulu Kurus Kering di AS, Kini Panda Ya Ya Gemuk dan Sehat di China

Bonauli - detikTravel
Sabtu, 07 Feb 2026 22:00 WIB
Dulu Kurus Kering di AS, Kini Panda Ya Ya Gemuk dan Sehat di China
Perubahan panda Ya Ya di China (Douyin)
Beijing -

Seekor panda raksasa viral di media sosial Tiongkok. Panda ini dulu kurus kering waktu dipinjamkan ke Amerika Serikat.

Ya Ya, panda betina berusia 25 tahun, telah tinggal di Kebun Binatang Memphis di Tennessee sejak tahun 2003 sebelum kembali ke Tiongkok pada April 2023, menurut laporan Global Times.

Sebelum pulang, foto-foto Ya Ya yang kurus tersebar di media sosial. Ia disebut kurang gizi, netizen khawatri tentang kesejahteraannya di sana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kebun Binatang Beijing seperti dikutip dari laporan Shin Min Daily News , Ya Ya hanya memiliki berat 75 kg saat kembali ke Tiongkok. Selain terlihat kurus, ia juga menderita masalah kulit.

ADVERTISEMENT

Namun, setelah lebih dari dua tahun, Ya Ya yang sekarang memiliki berat 95 kg. Bulu di tubuhnya tumbuh lebat dan berkilau. Dalam sebuah video yang dibagikan di halaman media sosial Kebun Binatang Beijing pada hari Jumat (30 Januari), Ya Ya terlihat lebih sehat dan beradaptasi dengan baik di habitatnya.

Rekaman tersebut juga menunjukkan dia menikmati sinar matahari dan makanannya. Di bagian komentar, netizen mengungkapkan kegembiraan mereka atas kondisi fisik Ya Ya yang membaik.

"Ya Ya telah banyak berubah sejak kembali ke Tiongkok. Berat badannya bertambah dan menjadi jauh lebih sehat," kata seorang netizen.

"Terima kasih kepada semua staf di Kebun Binatang Beijing karena telah mengizinkan kami melihat Ya Ya, yang begitu sehat dan gemuk."

Sementara itu, kebun binatang AS sempat mengklaim bahwa ukuran panda terkait dengan genetika keluarga. Penampilan fisik Ya Ya pada tahun 2023 telah memicu tuduhan perlakuan buruk terhadap Kebun Binatang Memphis, di tengah ketegangan hubungan AS-Tiongkok.

Sebagai bagian dari "diplomasi panda" Tiongkok, panda raksasa dikirim ke negara-negara tuan rumah sebagai simbol persahabatan dan niat baik.

Ya Ya dan pasangannya, Le Le, awalnya dijadwalkan untuk kembali ke Tiongkok pada akhir tahun 2023 setelah masa pinjaman 20 tahun mereka berakhir, tetapi Le Le tiba-tiba meninggal karena penyakit jantung pada awal Februari 2023, yang semakin memperkuat kecurigaan akan perlakuan buruk, seperti yang dilaporkan CNN.

Kini Ya Ya sudah bahagia. Semoga panda-panda di negara lain tidak mendapat perlakuan yang sama seperti Ya Ya.




(bnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads