Akibat salju lebat, beberapa maskapai memutuskan membatalkan penerbangan dari Bandara Internasional Jeju. Akibatnya, sekitar 11.000 penumpang terjebak di pulau cantik Korea Selatan itu.
Dilansir dari Korea Times, Minggu (8/2/2026) operator bandara mengatakan operasi landasan pacu di Bandara Internasional Jeju ditangguhkan pada hari Minggu hingga pukul 11 pagi karena salju lebat dan angin kencang. Dari 461 penerbangan yang dijadwalkan, 163 penerbangan masuk dan keluar dibatalkan dan lima pesawat dialihkan. Akibatnya, ribuan penumpang terlantar di bandara.
KBS World memberitakan, penerbangan yang dibatalkan karena salju lebat meliputi tujuan Gimpo, Gimhae, Gwangju, Gunsan, dan Yeosu. Karena cuaca di dekat Bandara Internasional Jeju diperkirakan akan memburuk, Korean Air menangguhkan pemeriksaan boarding untuk semua penerbangan yang dijadwalkan tiba di sana setelah siang hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pejabat bandara mengerahkan kendaraan pembersih salju untuk membersihkan landasan pacu. Namun operasi penerbangan diperkirakan akan tetap terganggu bahkan setelah layanan dilanjutkan karena badai salju terus berlanjut.
Bandara Internasional Jeju dan pemerintah provinsi siap menyediakan pasokan darurat untuk mendukung penumpang yang terlantar, jika diperlukan. Bandara memiliki sekitar 2.700 selimut, 1.500 kasur, dan 1.000 botol air, sementara pemerintah provinsi juga memiliki 2.158 selimut dan 2.158 kasur untuk penggunaan darurat.
Dengan peringatan gelombang tinggi yang berlaku untuk perairan di sekitar pulau, sebagian besar kapal penumpang yang menghubungkan Jeju ke pulau Wando dan Jindo telah menangguhkan layanan. Serta, ketujuh jalur pendakian di Taman Nasional Hallasan juga ditutup.
(sym/wsw)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5