Bukan di China, suasana Imlek yang meriah ternyata bisa dijumpai traveler di Solo. Warna-warni lampu lampion menghiasi 'langit' jalan Jendral Sudirman Solo.
Ribuan lampion berbentuk bulat tampak terpasang di sekitaran Pasar Gede. Selain itu, lampion berbentuk hewan yang melambangkan 12 shio juga terpasang di tengah jalan Jendral Sudirman dari Bundaran Gladak hingga depan Balai Kota Solo.
Lampion itu dipasang dalam rangka menyambut Hari Raya Imlek 2577/2026. Kemeriahan festival lampion itu berhasil menarik masyarakat untuk datang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Kota Solo diguyur hujan sejak siang tadi, namun cuaca bersahabat saat malam hari. Rintik gerimis yang sempat turun, tidak menyurutkan antusias masyarakat untuk menikmati keindahan festival lampion.
Jembatan Pasar Gede menjadi salah satu lokasi favorit bagi pengunjung untuk berswafoto. Tak hanya foto dengan latar belakang indahnya hiasan lampu lampion. Mereka juga berswafoto dengan orang-orang yang mengenakan kostum cosplay nuansa Imlek.
Suasana Festival Lampion di Jalan Jendral Sudirman, Kota Solo, Sabtu (7/2/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng |
Salah seorang pengunjung asal Klaten, Juliana Dewi (26), mengatakan rela datang jauh-jauh demi bisa menikmati festival lampion di Kota Solo.
"Iya hampir setiap tahun ke sini lihat festival lampion, sama mau jajan. Ini mungkin gak begitu ramai, mungkin karena sempat hujan, biasanya kalau pas malam Minggu ramai banget," kata Juliana, kepada detikJateng, Sabtu (7/2/2026).
Festival lampion ini juga bertepatan dengan Grebeg Sudiro. Selain lampion, pengunjung juga dihibur oleh atraksi barongsai.
Festival lampion sendiri diselenggarakan tanggal 1-17 Februari 2026 ini. Sementara Grebeg Sudiro diselenggarakan tanggal 6-21 Februari 2026.
Dari pantauan di lokasi, antusias masyarakat yang tinggi membuat jalan Jendral Sudirman mengalami kepadatan. Laju kendaraan terhalang karena ramainya aktivitas masyarakat di kawasan Pasar Gede.
Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Andri Wahyudi, mengatakan pihaknya sudah menyiagakan anggota di sekitar kawasan Pasar Gede. Sebab, lalu lintas yang terpantau padat pada malam Minggu ini hanya di Jalan Jenderal Sudirman.
"Lalu lintas malah hari ini terpantau ramai lancar, yang terpantau padat hanya di sekitaran Pasar Gede, di jalan Jendral Sudirman karena ada event," kata Andri.
Dijelaskan, untuk animo masyarakat di kawasan Pasar Gede pada malam hari ini tidak terlalu tinggi. Sehingga kendaraan masih bisa mengalir, meski tersendat.
"Cuaca malam hari ini sempat hujan, sehingga masyarakat agak berkurang untuk yang ingin lihat lampion. Untuk antrean kendaraan sampai Bundaran Gladak, tapi masih cukup lancar, meskipun agak melambat," ujarnya.
"Rekayasa lalu lintas dilakukan situasional, kalau kondisinya benar-benar padat baru dilakukan rekayasa. Anggota kita sudah kita siagakan diberbagai titik, seperti di jalan Arifin, kawasan Pasar Gede, Warung Pelem, dan Jendral Sudirman," imbuhnya.
Meski sempat ramai, masyarakat yang menikmati Festival Lampion segera mencari tempat teduh saat hujan turun cukup deras sekira pukul 21.00 WIB.
-------
Artikel ini telah naik di detikJateng.
(wsw/wsw)













































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5