Kisah Taman Kopi di Pasar Rebo, Dulu Hutan Kopi, Kini Tersisa Satu Pohon
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kisah Taman Kopi di Pasar Rebo, Dulu Hutan Kopi, Kini Tersisa Satu Pohon

Hans Wilhem - detikTravel
Senin, 09 Feb 2026 14:11 WIB
Kisah Taman Kopi di Pasar Rebo, Dulu Hutan Kopi, Kini Tersisa Satu Pohon
Taman Kopi di Pasar Rebo, Jaktim (Hans Wilhem/detikcom)
Jakarta -

Taman Kopi, Pekayon, Pasar Rebo merupakan salah satu dari banyak ruang terbuka hijau yang indah di kawasan Jakarta Timur. Taman ini, sesuai dengan namanya, memiliki sejarah yang terkait erat dengan budidaya kopi.

Namun, apakah masih ada perkebunan kopi yang dapat ditemukan oleh para traveler saat ini? Sain (53), perawat Taman Kopi, berbagi cerita di balik nama taman tersebut.

Dia menjelaskan bahwa wilayah sekitar taman dan jalan yang berdekatan dulunya dipenuhi dengan tanaman kopi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sini dulu banyak pohon kopi. Di sepanjang jalan ini, masuk bunderan ini buah kopi dulunya. Di depan-depan pabrik dulu pohon kopi semua," ujar Sain saat ditemui detikTravel di lokasi, Senin (2/1/2026).

Penamaan Taman Kopi mirip dengan sejarah kawasan Condet yang terkenal dengan salaknya.

ADVERTISEMENT

"Jalan Kopi karena dari nama daerah tempatnya dulu banyak pohon kopi. Biasanya kalau tempat, daerah, gang itu tergantung dianya dulunya apa. Kayak Condet kan terkenal Salak Condet karena dulu banyak salaknya, sekarang sudah jadi perumahan," kata Sain.

Sayangnya, pemandangan rimbunnya pohon kopi itu kini sudah berubah. Menurut Sain, tanaman kopi di area tersebut hampir punah. Meski begitu, ikon taman ini tidak benar-benar hilang. Berdasarkan pantauan detikTravel, taman ini masih mempertahankan satu pohon kopi sebagai simbol sejarah tempat tersebut.

Warga beraktivitas di Taman Kopi, kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (3/2/2026).Warga beraktivitas di Taman Kopi, kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (3/2/2026). (Muhammad Firman Maulana/detikFoto)

"Ini kita ada satu, tadi dua di sini mati. Itu yang di ujung dekat bacaan Kopi I-nya itu pohon kopi. Dulu di sini banyak pohon kopi," kata Sain menunjuk satu-satunya tanaman kopi yang tersisa.

Taman Kopi telah berdiri sejak 2015, tetapi peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan baru terlihat setelah pandemi COVID-19 mereda. Ruang terbuka hijau menjadi pilihan populer bagi warga yang mencari udara segar.

Menariknya, taman ini mengalami lonjakan pengunjung dari luar wilayah setempat, terutama dari daerah seperti Depok dan Manggis di Jakarta Selatan. Sementara itu, sepertinya warga di kawasan Pekayon dan Gandaria lebih banyak memanfaatkan taman ini untuk rutinitas olahraga pagi mereka.

"Mulai hari Jumat, Sabtu, Minggu itu ramai. Apalagi kalau cuaca panas, paling mereka nunggu sore saja," kata Sain.

Warga beraktivitas di Taman Kopi, kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (3/2/2026).Warga beraktivitas di Taman Kopi, kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (3/2/2026). (Muhammad Firman Maulana/detikFoto)

Taman Kopi berfungsi sebagai ruang penting bagi komunitas, sering kali menjadi tuan rumah berbagai kegiatan, mulai dari pertemuan sosial hingga keagamaan. Namun, para pengunjung harus mematuhi peraturan ketat jika ingin mengunjungi atau mengadakan acara di lokasi ini.

Sain menekankan bahwa untuk pertemuan yang melibatkan lebih dari 30 orang, penyelenggara wajib memperoleh izin dari Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur. Selain itu, taman ini melarang pemasangan panggung hiburan besar atau penyelenggaraan acara musik yang menampilkan band.

"Di sini nggak ada panggung, paling gelar aja di area rumput atau di gazebo. Di sini nggak ada acara panggung," kata dia.

Selain itu, demi menjaga keasrian dan kebersihan, pengunjung dilarang keras bermain bola di area rumput dan dilarang merokok di dalam area taman.

"Paling yang kita larang main bola karena rumput bisa rusak. Dan pengunjung nggak boleh merokok di dalam taman. Selagi tidak merusak nggak masalah," ujar dia.

Bagi traveler yang mencari tempat healing santai di Jakarta Timur tanpa gangguan asap rokok, Taman Kopi bisa jadi pilihan yang tepat untuk berakhir pekan.




(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads