Raffi Ahmad-Ajik Krisna Mau Bangun Wisata Baru Rp 30 Miliar di Buleleng
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Raffi Ahmad-Ajik Krisna Mau Bangun Wisata Baru Rp 30 Miliar di Buleleng

Fabiola Dianira - detikTravel
Senin, 09 Feb 2026 17:37 WIB
Raffi Ahmad-Ajik Krisna Mau Bangun Wisata Baru Rp 30 Miliar di Buleleng
Raffi Ahmad dan Ajik Krisna bakal bangun wisata baru Rp 30 Miliar di Buleleng (Febryantino/detikcom)
Badung -

Raffi Ahmad dan pengusaha asal Bali, Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna mau membangun destinasi wisata baru senilai Rp 30 Miliar di Buleleng.

Mereka berencana membangun tempat wisata baru dengan nilai investasi mencapai Rp 30 miliar. Lahan sudah diperoleh, dan siap digarap tahun 2027 mendatang.

"Kami sudah lepaskan lahan 30 hektare. Target, mudah-mudahan di 2027 kami sudah mulai membangun," ujar Ajik Krisna saat menghadiri acara Idepreneurs Annual Meeting 2026 di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Bali, Sabtu (7/2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik Krisna Oleh-Oleh ini mengeklaim tahun ini masih fokus pada kegiatan pelestarian alam melalui penanaman hutan bambu seluas 10 hektare. Menurutnya, hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya abrasi.

"Satu hektare bambu membutuhkan 500 bibit," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Ajik Krisna mengungkapkan investasi untuk pengembangan destinasi wisata di Buleleng sepenuhnya berasal dari dana pribadinya. Menurutnya, Bali utara membutuhkan destinasi baru agar tidak hanya bergantung pada objek wisata yang sudah ada.

"Jadi, konsep kami itu kembali ke alam, bisnisnya kembali ke alam, dan bangunan pun tidak ada bangunan mewah. Jadi, bangunan konsepnya itu bangunan-bangunan lama, artinya yang bisa jadi daya tarik untuk wisatawan," kata Ajik Krisna.

Ia tak menampik keterlibatan Raffi Ahmad dalam pengembangan destinasi baru tersebut. Adapun, Raffi akan membangun kampung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lahan seluas 10 hektare dari total 30 hektare yang dimiliki.

"Yang 20 hektare kami bangun, kalau yang Raffi Ahmad menunggu bagaimana perkembangan kampung UMKM dan hutan bambu yang kami akan bangun," imbuhnya.

---------

Artikel ini telah naik di detikBali.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads