Tahun Baru Imlek, Kebun Binatang Taiwan Kampanyekan Kuda yang Terancam Punah

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tahun Baru Imlek, Kebun Binatang Taiwan Kampanyekan Kuda yang Terancam Punah

Bonauli - detikTravel
Senin, 09 Feb 2026 18:10 WIB
Tahun Baru Imlek, Kebun Binatang Taiwan Kampanyekan Kuda yang Terancam Punah
Kuda Przewalski di Kebun binatang Taiwan (Reuters)
Taipei -

Sebuah kebun binatang di Taiwan melihat Tahun Baru Imlek sebagai momen yang tepat untuk mengkampanyekan kuda liar yang terancam punah.

Tahun Kuda dalam zodiak China dimulai pada tanggal 17 Februari, yang dirayakan di Taiwan, China, Korea Selatan, dan sebagian banyak bagian Asia Tenggara. Kebun binatang di Taiwan akan mempromosikan empat spesimen kuda Przewalski di kebun binatang tersebut, seperti dikutip dari Asahi Shimbun pada Senin (9/2/2026).

Kuda tersebut dinamai menurut nama seorang ahli geografi Rusia yang pertama kali menemukannya pada akhir abad ke-19 di wilayah yang sempit di Mongolia barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengunjung akan melihat kuda-kuda itu dan berpikir bahwa karena ini adalah Tahun Kuda, 'Saya ingin mengenal kuda,'" kata penjaga kebun binatang Chen Yun-chieh, yang telah menghabiskan lima tahun merawat hewan-hewan tersebut.

Kuda Przewalski, yang biasanya berwarna cokelat, lebih kecil dan lebih pendek daripada kerabatnya yang telah didomestikasi. Spesies ini telah menghilang dari alam liar pada akhir tahun 1960-an, tetapi beberapa tetap berada di penangkaran.

ADVERTISEMENT

"Hal yang paling membahagiakan adalah, ketika saya datang, mereka langsung menghampiri saya," tambah Chen, 34 tahun.

Chen memiliki ikatan erat dengan hewan-hewan tersebut. Ia bahkan mengadakan ceramah tahun ini untuk lebih memperkenalkan pengunjung kebun binatang kepada mereka.

Hewan bernama latin Equus ferus przewalskii ini dianggap terlalu liar untuk ditunggangi. Mereka diperkenalkan kembali di Tiongkok, Kazakhstan, dan Mongolia barat, dan sekarang berjumlah 850 ekor di seluruh wilayah tersebut.

Kebun Binatang Taipei telah bekerja sama dengan Kebun Binatang Praha di Republik Ceko, mereka melacak upaya perkembangbiakan spesies ini untuk membantu kampanye global untuk melindungi kuda tersebut.

Langkah-langkah seperti membantu mengatur pelepasan kuda di Mongolia pada tahun 2018 oleh kebun binatang Ceko pernah dilakukan.

Chen berpengalaman dalam perawatan spesies langka lainnya, seperti badak putih dan jerapah.

Banyak pengunjung mungkin salah mengira kuda-kuda tersebut, yang juga dikenal sebagai kuda liar Mongolia, sebagai kuda-kuda yang membawa penguasa abad ke-13, Genghis Khan, dalam serangan penaklukannya, kata dia.

"Padahal bukan spesies itu. Jadi pengunjung dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mempelajari bahwa mereka adalah spesies yang berbeda," ucapnya.




(bnl/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads