Salju Lebat di Bandara Jeju, Ribuan Penumpang Terdampar
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Salju Lebat di Bandara Jeju, Ribuan Penumpang Terdampar

Bonauli - detikTravel
Selasa, 10 Feb 2026 16:14 WIB
Salju Lebat di Bandara Jeju, Ribuan Penumpang Terdampar
Badai salju di Pulau Jeju (REUTERS/YONHAP NEWS AGENCY)
Seoul -

Pulau Jeju menjadi satu dari daftar destinasi favorit di Korea Selatan. Musim dingin ini, salju lebat membuat penerbangan terganggu dan penumpang terlantar.

Salju lebat dan angin kencang menyelimuti Gunung Hallasan, di Pulau Jeju dengan ketebalan lebih dari 18 sentimeter. Bandara Internasional Jeju terganggu, seperti dikutip dari Donga pada Selasa (10/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gangguan tercatat pada Minggu (8/2/2026), hingga pukul 15.00 waktu setempat ada 164 dari 461 penerbangan terjadwal di Bandara Internasional Jeju dibatalkan. Ini termasuk 87 kedatangan dan 77 keberangkatan, menurut Korea Airports Corp.

Lima penerbangan dialihkan. Operasi landasan pacu dihentikan pada pagi hari dan dilanjutkan setelah pembersihan salju, tetapi jarak pandang yang buruk akibat badai salju mencegah pesawat lepas landas dan mendarat.

ADVERTISEMENT

Pihak berwenang memperkirakan sekitar 11.000 penumpang terlantar di pulau itu. Jeong Ji-yun, 38 tahun, seorang wisatawan domestik yang mengunjungi Jeju selama akhir pekan, mengatakan penerbangannya ke rute Gimpo pada pukul 09.55 waktu setempat dibatalkan.

Dia memesan penerbangan untuk sore hari tanggal 9 Februari dan mengambil cuti tambahan satu hari.

Seorang pejabat bandara mengatakan operasi penerbangan secara bertahap kembali normal mulai sore hari seiring meredanya salju. Untuk mengurangi kepadatan, bandara memutuskan untuk mengoperasikan 10 penerbangan tambahan dengan 2.041 kursi hingga pukul 22.30 waktu setempat.

Pulau Jeju mengaktifkan sistem tanggap darurat 24 jam dan menyiapkan 2.700 selimut, 1.500 kasur, dan 1.000 botol air di bandara untuk menampung penumpang yang menginap.

Peringatan badai dikeluarkan untuk perairan sekitar Jeju, yang menyebabkan penangguhan layanan feri yang menghubungkan Jeju dengan Pulau Chuja, Jindo, dan Mokpo di Provinsi Jeolla Selatan.

Ketujuh jalur pendakian di Taman Nasional Hallasan ditutup. Salju lebat, angin kencang, dan laut yang bergelombang juga mengganggu wilayah barat Provinsi Jeolla Selatan, di mana 39 rute feri yang melibatkan 52 kapal ditangguhkan. Empat jalan, termasuk jalan lingkar di Gunung Yudalsan di Mokpo, juga ditutup.

Kecelakaan yang terkait dengan jalan yang licin dan angin kencang dilaporkan. Sekitar pukul 13.05. Pada tanggal 8 Februari, sebuah bus dan sebuah van bertabrakan di jalan yang tertutup salju dekat Saebyeol Oreum di Aewol-eup, Kota Jeju, melukai tiga orang yang dibawa ke rumah sakit dengan luka ringan.

Di Yeongam-eup, Kabupaten Yeongam, Provinsi Jeolla Selatan, seorang pejalan kaki terpeleset di jalan yang licin dan dibawa ke rumah sakit. Di Distrik Gwangsan, Gwangju, sebuah mobil penumpang tergelincir di jalan yang licin dan terbalik. Di Seongnae-myeon, Kabupaten Gochang, Provinsi Jeolla Utara, sembilan rumah kaca rusak akibat tumpukan salju.




(bnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads