Pemerintah kembali memberikan diskon tarif transportasi pada periode libur Idul Fitri tahun ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menyiapkan Rp 911,16 miliar untuk mendukung transportasi kereta api, laut, hingga pesawat.
Mengutip detikFinance, pemerintah memberikan diskon tarif 30% bagi penumpang kereta. Diskon berlaku untuk periode perjalanan 14-29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sektor angkutan laut, PT Pelni juga memberikan diskon tarif 30% dari tarif dasar. Program ini berlangsung pada 11 Maret hingga 5 April 2026 dengan target 445.000 penumpang.
Sementara itu, angkutan penyeberangan yang dioperasikan ASDP mendapat stimulus berupa diskon 100% untuk jasa kepelabuhanan. Diskon berlaku pada 12-31 Maret 2026 dengan target melayani 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
Untuk transportasi udara, pemerintah memberikan diskon tiket pesawat antara 17-18% untuk penerbangan kelas ekonomi domestik. Program ini berlaku pada 14-29 Maret 2026 dengan target menjangkau 3,3 juta penumpang.
Selain mendorong mobilitas, kebijakan ini juga berdampak pada sektor pariwisata. Pada Desember 2025, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat 1,41 juta orang, sementara pergerakan wisatawan nusantara mencapai 105,98 juta perjalanan.
Pemerintah menilai stimulus transportasi menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 yang mencapai 5,39%. Dengan skema serupa tahun ini, pemerintah berharap dampak pengganda terhadap konsumsi dan pariwisata kembali terjaga.
"Lalu peningkatan mobilitas pada periode Lebaran dan Idul Fitri 2025 itu mencapai mobilitas masyarakat 154,62 juta orang dan libur Nataru 110,43, dan secara year on year 1 tahun di tahun 2025 itu 5,11%," ujarnya.
Baca juga: Citilink: Harga Tiket Nataru Sudah Turun 17% |
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5