Sejak awal Februari ini, wisatawan yang ingin mendekat ke Air Mancur Trevi di Roma, Italia, dikenakan tarif masuk sebesar 2 euro atau kira-kira Rp 40 ribu. Dan pejabat menyebut harga yang dipatok tidak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung ke salah satu ikon Kota Roma itu.
Kebijakan tersebut diterapkan pemerintah kota untuk menambah pendapatan sekaligus mengendalikan kepadatan pengunjung di salah satu destinasi paling populer di dunia tersebut.
Pada hari pertama pemberlakuan itu wisatawan yang melewati pemeriksaan tiket terlihat menerima aturan baru itu tanpa banyak keluhan. Mereka menilai biaya tersebut sepadan dengan akses yang lebih tertib dan nyaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya sulit sekali mendekat karena terlalu ramai. Sekarang jadi lebih mudah. Bisa foto dengan nyaman dan 2 euro itu tidak mahal," kata wisatawan asal Maroko, Ilhan Musbah dikutip dari The Star, Rabu (11/2/2026)
Penerapan tarif di Trevi dilakukan bersamaan dengan kebijakan tiket 5 euro (Rp 100 ribu) untuk sejumlah museum milik kota. Khusus untuk warga Roma dibebaskan dari biaya tersebut.
Pemerintah kota menyatakan tambahan pemasukan akan digunakan untuk memperluas akses gratis museum bagi penduduk yang terdaftar sebagai warga Roma. Otoritas setempat memperkirakan kebijakan tiket Trevi dapat menghasilkan tambahan pendapatan hingga 6,5 juta euro atau sekitar Rp 129 miliar per tahun.
Keputusan ini diambil setelah uji coba selama setahun terakhir menunjukkan hasil positif melalui pembatasan jumlah pengunjung dengan sistem antrean serta pengaturan jalur masuk dan keluar.
"Saya kira wisatawan terkejut karena Pemerintah Kota Roma hanya mengenakan tarif dua euro untuk destinasi berkelas seperti ini. Saya yakin jika Air Mancur Trevi berada di New York biayanya mungkin setidaknya mencapai 100 USD (Rp 1,6 juta)," ungkap pejabat pariwisata Roma, Alessandro Onorato.
Kebijakan ini mengikuti sistem tiket yang lebih dulu diterapkan di Monumen Pantheon Roma. Tahun lalu, Kota Venesia juga memberlakukan pajak kunjungan harian bagi wisatawan untuk menekan overtourism dan meningkatkan kenyamanan warga.
Sebagai perbandingan, pemerintah Prancis baru-baru ini menaikkan harga tiket Museum Louvre sebesar 45% bagi sebagian besar wisatawan non-Uni Eropa, dari 22 euro (Rp 439 ribu) menjadi 32 euro (Rp 639 ribu).
Tarif 2 euro di Air Mancur Trevi dapat dibayar secara online dan berlaku untuk akses mendekat pada jam kunjungan utama di siang hari. Sementara itu, wisatawan tetap bisa menikmati pemandangan dari piazza di bagian atas tanpa dipungut biaya, termasuk akses mendekat di luar jam sibuk.
(upd/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5