PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui program BRI Peduli menggelar aksi Bersih-bersih Pantai untuk Lingkungan Berkelanjutan di Pantai Kedonganan, Kuta, Badung, Bali, akhir pekan lalu. Gerakan itu sebagai dukungan terhadap program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diinisiasi Presiden Prabowo.
Dalam aksi yang digelar pada Jumat (6/2/2026), ratusan relawan, yang terdiri dari pekerja BRI dan masyarakat, bersama-sama melakukan aksi pemungutan sampah di sekitar Pantai Kedonganan. Nggak main-main, area yang dibersihkan seluas 8.250 meter persegi.
Dalam aksi itu terkumpul 931,16 kg sampah anorganik dengan potensi reduksi emisi CO2 sebesar 2,19 ton. Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan BRI secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif untuk membantu mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga mengatakan aksi itu merupakan partisipasi BRI dalam berbagai kegiatan korve atau kerja bakti sekaligus dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan berkelanjutan.
"Kami mengajak masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam membantu mengatasi persoalan sampah di sekitar pantai, agar tidak mencemari laut dan ekosistem pesisir dapat tetap terjaga. Ini merupakan bentuk komitmen nyata BRI dalam mendukung upaya penanganan persoalan sampah, khususnya di wilayah Bali, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sekitar," ujar Dhanny dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2).
Agenda bersih-bersih di Bali itu bukan sekali ini dilakukan oleh BRI Peduli. Sebelumnya, sejumlah aksi dilakukan, antara lain pemasangan penghalang sampah (trash barrier) di sungai-sungai (Tukad) di sekitar kawasan, patroli harian untuk pembersihan dan pemilahan sampah. BRI juga melakukan kegiatan pembersihan menyeluruh yang dilakukan secara rutin setiap minggu.
"Kegiatan ini turut dilengkapi dengan sosialisasi dan edukasi kepada komunitas lokal untuk mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan," kata dia.
BRI Peduli juga mengelola satu wilayah kerja secara menyeluruh, mulai dari pemasangan jaring sampah, patroli terjadwal, audit sampah, edukasi, hingga pengolahan material yang dikumpulkan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan dalam satu ekosistem lokal guna memastikan dampak program yang lebih mendalam, terukur, dan transparan.
Dhanny menegaskan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, BRI terus melakukan berbagai inisiatif untuk mengatasi persoalan di berbagai wilayah di Indonesia pada program BRI Peduli "Yok Kita Gas". Sejak digulirkan pada 2021, program BRI Peduli 'Yok Kita Gas' telah dilaksanakan di 41 (empat puluh satu) lokasi di Indonesia. Lokasi ini antara lain, 5 (lima) lokasi di Pasar Tradisional dan 36 (tiga puluh enam) lokasi di lingkungan masyarakat.
"Program ini secara nyata telah memberikan dampak bagi masyarakat di berbagai wilayah baik dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang tersirat pada Pilar Pembangunan Sosial, Pilar Pembangunan Ekonomi dan Pilar Pembangunan Lingkungan," kata Dhanny.
Gerakan Indonesia ASRI merupakan inisiatif pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan lingkungan serta penguatan partisipasi sosial.
Gerakan itu dilandasi kesadaran pembangunan nasional tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kondisi lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah sebagai ruang hidup masyarakat.










































