Tahukah Kamu, Depok Punya Ritual Mandi Suci dan Sumur-sumur yang Keramat
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tahukah Kamu, Depok Punya Ritual Mandi Suci dan Sumur-sumur yang Keramat

Nyimas Amrina Rosada - detikTravel
Kamis, 12 Feb 2026 21:12 WIB
Tujuh Sumur Vihara Gayatri di Depok
Sumur keramat Vihara Gayatri Depok (Hans Wilhem/detikcom)
Depok -

Depok menyimpan jejak budaya yang unik, berupa ritual mandi suci dan sumur keramat yang hingga kini masih dihormati oleh warga setempat.

Depok tak hanya dikenal sebagai kota penyangga Jakarta yang sibuk dan modern. Kota ini menjadi salah satu pusat peninggalan sejarah dan budaya di Indonesia.

Kota ini menyimpan banyak mitos dan ritual yang masih dipegang teguh oleh masyarakatnya hingga saat ini. Salah satunya ritual mandi suci dan keberadaan sumur yang dipercaya keramat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ritual mandi suci tersebut dipercaya telah ada sejak masa awal terbentuknya Depok sebagai kawasan permukiman pada era kolonial. Air dari sumur keramat dianggap memiliki nilai simbolis, bukan sekadar sumber kehidupan, tetapi juga bagian dari praktik spiritual dan budaya yang diwariskan turun-temurun.

ADVERTISEMENT

Bagi mereka, mengguyur tubuh dengan air yang berasal dari sumur keramat dapat memberikan banyak khasiat. Salah satunya berumur panjang dan murah rezeki. Tradisi tersebut sudah dipercayai selama bertahun-tahun dan dipegang teguh oleh masyarakat hingga saat ini.

Terdapat sejumlah tempat sakral yang dikeramatkan untuk melakukan ritual mandi suci ini. Penasaran apa saja? Simak informasi berikut!

Sumur Keramat di Kota Depok

Merangkum informasi dari arsip detikTravel, Selasa (3/2/2026), berikut sejumlah sumur keramat yang dihormati dan menjadi lokasi ritual mandi suci masyarakat Depok:

1. Sumur Keramat Vihara Gayatri

Tradisi unik yang masih bertahan di kawasan ini adalah ritual mengguyur tubuh di tujuh sumur yang dilakukan setiap hari raya Imlek. Ritual tersebut dipercaya sebagai simbol pembersihan diri, baik secara fisik maupun batin, sekaligus penanda harapan akan keberuntungan dan keseimbangan hidup di tahun yang baru.

Tujuh sumur tersebut berada di kawasan Vihara Gayatri, yang mulai dikenal masyarakat sejak tahun 1983. Sejak saat itu, lokasi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan antara tradisi spiritual, sejarah, dan budaya lokal yang terus dijaga keberlangsungannya.

Warga Tionghoa melakukan ibadah Imlek di Vihara Gayatri, Depok, Rabu (29/1/2025).Vihara Gayatri, Depok Foto: Rifkianto Nugroho

Masyarakat setempat memandang tujuh sumur ini sebagai situs sakral. Airnya tidak hanya digunakan untuk mandi dalam rangka ritual tertentu, tetapi juga dimanfaatkan untuk memandikan keris dan berbagai benda pusaka.

Menariknya, masing-masing sumur memiliki makna dan khasiat yang berbeda menurut kepercayaan masyarakat. Ketujuh sumur tersebut yaitu:

Β· Sumur Sri Ningsih untuk menerangkan lahir batin
Β· Sumur Sri Waras untuk kesehatan dan sentosa
Β· Sumur Sri Lungguh untuk kedudukan dan derajat
Β· Sumur Sri Kunaratih Kumadjaya untuk mencari jodoh
Β· Sumur Sri Rezeki untuk mendapat rezeki
Β· Sumur Dewi Sri Mulyasari untuk pengobatan
Β· Sumur Sri Pontjo Warno untuk menolak bala atau malapetaka.

2. Sumur Keramat Desa Beji

Sumur keramat lain ada di wilayah Beji, Depok. Sama seperti di Vihara Gayatri, di kawasan ini juga terdapat tujuh sumur yang memiliki makna dan khasiat berbeda.

Menurut sejarahnya, sumur ini ditemukan oleh seorang tokoh Islam yang dikenal dengan Mbah Raden Ujud Beji. Saat itu, masyarakat Beji sedang mengalami kemarau panjang dan kekeringan. Hal ini menjadi masalah besar bagi para petani yang akan panen.

Oleh karena itu Mbah Raden Ujud Beji berdoa kepada Allah SWT. untuk memberikan mukjizat dan jalan keluar atas masalah yang sedang mereka hadapi. Secara ajaib, Mbah Raden Ujud Beji kemudian menemukan tujuh sumber mata air yang memberikan banyak manfaat untuk petani.

Ia kemudian membuat tujuh titik tanda yang mengelilingi kawasan Kampung Keramat Beji. Ke tujuh sumber air tersebut antaranya air karomah, air kejayaan, air pengasihan, air perkara, air suci, dan air anugerah.

Tempat ini dianggap keramat sebagai bentuk penghormatan kepada Mbah Raden Ujud Beji. Bahkan kawasan ini rutin mengadakan pengajian dan tawasulan untuknya.

3. Sumur Keramat Bandung

Jejak mata air bersejarah di Depok lainnya ada di wilayah Cipayung, Depok. Sumur keramat ini dikenal dengan Sumur Bandung, sebuah sumur mata air yang berada tepat di bawah pohon beringin tua.

Salah satu penelitian mengungkap bahwa nama Sumur Bandung dikenal sejak tahun 1983, ketika seorang pengusaha asal Bandung berminat membeli lahan di kawasan tersebut. Berdasarkan asal kota calon pembeli itulah, lokasi tersebut disebut Sumur Bandung,.

Konon, Sumur Bandung menjadi sebagai lokasi petirtaan atau pemandian para dewa-dewa serta tokoh sakti mandraguna pada masa itu.

4. Sumur Keramat, Sawangan

Di kawasan Sawangan, Depok masyarakat mengenal sumur mata air lain yang terletak di tengah belantara rumput. Berbeda dengan sumur lainnya, air di lokasi ini diketahui memiliki kandungan belerang. Karakteristik ini membuat sumur Sawangan unik sekaligus sakral bagi masyarakat Sawangan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Mengulik Sisi Bersejarah Depok "
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads