Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor bersiap menyambut lonjakan pengunjung selama libur panjang Tahun Baru Imlek. Manajemen TSI mematok target jumlah pengunjung harian antara 7.000 hingga 10.000 orang.
General Manager Taman Safari Bogor, Sere Nababan, menyampaikan optimisme meskipun musim liburan bertepatan dengan Ramadan dan terjadi di tengah bulan.
"Jadi harapan kami at least per harinya itu kita bisa di range-nya di sekitaran di atas 7.000 orang pengunjung. Kita sih optimis ya kalau bisa di atas 10.000," ujar Sere kepada detikTravel di Taman Safari Bogor, Sabtu (14/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sere memperkirakan bahwa jumlah pengunjung tertinggi akan terjadi pada Sabtu dan Minggu. Dalam upaya untuk memanjakan tamunya, TSI akan menyelenggarakan serangkaian acara khusus bertema Tahun Baru Imlek.
Acara-acara ini meliputi welcome dance, Liong Show, mini parade, Chinese Folk Dance, hingga Acrobatic Show. TSI menyelenggarakan semua kegiatan hiburan secara in-house.
Selain wisata siang hari, TSI Bogor akan mengadakan Night Safari selama tiga hari berturut-turut selama liburan panjang ini.
Taman Safari Indonesia merayakan Tahun Baru Imlek, Sabtu (14/2/2026). (Hans Wilhem/detikcom) |
Sere menjelaskan bahwa Night Safari memberikan tamu kesempatan unik untuk mengamati perilaku hewan pada jam-jam malam. Pengunjung yang ingin memperpanjang tur mereka ke Night Safari akan dikenakan biaya tambahan di luar harga tiket standar.
"Safari biasa ini weekend kita harganya di 255.000 per orang, tambah lagi extend untuk 75.000. Nah, di Night Safari ini kami selain tadi ada hiburan yang kami sajikan buat pengunjung, kami juga memberikan F&B, food and beverage. Kebetulan ada di Rain Forest venue-nya, itu kami buka juga untuk buffet dinner," dia menjelaskan.
General Manager Taman Safari Bogor, Sere Nababan (Hans Wilhem/detikcom) |
Paket buffet dinner ditawarkan di area Rain Forest dengan harga Rp 150.000 per orang, ditujukan bagi pengunjung yang ingin menikmati makan malam di zona wisata.
Menanggapi kemacetan lalu lintas yang diantisipasi di area Safari Journey, manajemen TSI Bogor telah mengerahkan tim operasional yang terdiri dari keeper dan petugas keamanan untuk mengelola lalu lintas secara strategis di titik-titik kritis, memastikan penumpukan pada kendaraan mobil safari journey.
Sere menekankan pentingnya mematuhi pedoman keselamatan (do and don't) di area hewan (safari journey), untuk memastikan keselamatan semua pengunjung.
"Pastinya jangan sampai keluar ya saat Safari Journey, keluar sama sekali dari mobil untuk melakukan feeding atau mau foto bareng. Jadi tolong mohon dari semua pengunjung yang akan berlibur ke Taman Safari Indonesia Bogor untuk respek dengan do and don't yang berlaku di kami," kata dia.
Mengenai kapasitas parkir, Sere menjamin kantong parkir di TSI Bogor masih sangat memadai. Sere berkaca pada pengalaman libur Lebaran tahun lalu yang mampu menampung hingga 13.000 pengunjung dengan aman.
(fem/fem)














































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Penundaan Massal di Bandara-bandara AS, Ada Apa?