Traveler, Curug Cibereum di kawasan Gunung Gede Pangrango ditutup sementara hingga pemberitahuan selanjutnya.
Hal itu diberlakukan pasca longsor terjadi di wilayah Resor PTN Selabintana. Melalui media sosial Instagram Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mengimbau wisatawan untuk tidak mengunjungi Curug Cibereum dekat-dekat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penutupan ini dilakukan dalam rangka pembenahan akses jalur pasca terjadinya longsor, sebagai langkah mitigasi risiko demi menjaga keselamatan pengunjung serta memastikan kawasan tetap aman untuk dikunjungi kembali," tulis imbauan @bbtn_gn_gedepangrango dilihat detikTravel, Minggu (15/2/2026).
Selama masa penutupan dilaksanakan, BBTN Gunung Gede Pangrango menegaskan untuk tidak adanya aktivitas di kawasan tersebut. Mengingat intensitas curah hujan yang tinggi, warga-wisatawan untuk senantiasa mengikuti aturan.
Melalui Surat Edaran Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Nomor 02 Tahun 2026 tentang Penutupan Kegiatan Wisata Alam Curug Cibereum Resor PTN Selabintana Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
"Maksud surat edaran ini adalah sebagai pemberitahuan kepada pengunjung wisata, masyarakat, dan penggiat alam bebas untuk tidak melakukan aktivitas wisata di Curug Cibereum sealam masa penutupan," bunyi maksud tujuan imbauan itu.
"Tujuan penutupan area wisata Curug Cibereum adalah untuk mencegah terjadinya insiden yang mengancam keselamatan pengunjung pada tersebut," lanjutnya.
(upd/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5