Viral, Rumah Jokowi Ditandai Sebagai 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Viral, Rumah Jokowi Ditandai Sebagai 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps

Tara Wahyu NV - detikTravel
Selasa, 17 Feb 2026 06:41 WIB
Suasana kediaman Presiden ke-7, Joko Widodo saat libur tahun baru imlek, Senin (16/2/2026)
Suasana kediaman Presiden ke-7, Joko Widodo saat libur tahun baru imlek, Senin (16/2/2026) (Tara Wahyu/detikcom)
Jakarta -

Kediaman pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo mendadak viral setelah muncul dengan label tak biasa di Google Maps "Tembok Ratapan Solo." Ajudan Jokowi menegaskan lokasi tersebut adalah hunian pribadi, bukan tempat wisata.

Rumah Jokowi dengan tanda Tembok Ratapan Solo itu berada di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari. Selain di Google Maps, fenomena itu diperkuat dengan beredarnya video seorang pemuda yang beraksi seolah sedang meratap di depan gerbang rumah tersebut.

Video itu dibagikan oleh akun Instagram @indopium. "Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJateng, Senin (16/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, mengatakan telah mengetahui penamaan unik tersebut di platform digital. Namun, dia tidak bisa memastikan apakah Jokowi sudah mengetahui hal tersebut atau belum.

"Ya, saya sudah tahu. Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya," kata Syarif yang dihubungi kemarin.

ADVERTISEMENT
Penampakan Google Maps menunjukkan kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di Sumber, Solo, ditandai sebagai 'Tembok Ratapan Solo'. Foto diunggah Senin (16/2/2026).Penampakan Google Maps menunjukkan kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di Sumber, Solo, ditandai sebagai 'Tembok Ratapan Solo'. Foto diunggah Senin (16/2/2026). (dok. Google Maps)

Ketika ditanya mengenai kemungkinan untuk meminta perubahan nama di Google Maps, Syarif enggan berkomentar banyak. Dia mengatakan tidak merasa tersinggung dengan label tersebut.

"Kalau saya biasa saja," kata dia singkat.

Lebih lanjut, Syarif menegaskan tidak akan ada pembatasan khusus bagi pengunjung atau masyarakat yang lewat di depan rumah Jokowi, meski video aksi "meratap" tersebut kini tengah menjadi tren.

"Ya tetap biasa saja (tidak ada pembatasan pengunjung)," ujar dia.

Syarif menegaskan bahwa lokasi tersebut merupakan hunian pribadi, bukan tempat wisata religi atau monumen seperti yang dituliskan di platform digital.

"Karena di sini merupakan kediaman Bapak Joko Widodo dan Ibu Iriana, bukan Tembok Ratapan Solo," kata Syarif.

Sebelum ditandai sebagai Tembok Ratapan Solo, kediaman Jokowi memang telah menarik perhatian wisatawan, termasuk saat momen liburan Tahun Baru Imlek pekan ini.

***

Selengkapnya klik detikJateng




(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads