Edan! Konser BTS di Busan, Tarif Hotel Tembus Rp 8,7 Juta per Malam

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Edan! Konser BTS di Busan, Tarif Hotel Tembus Rp 8,7 Juta per Malam

CNN Indonesia - detikTravel
Selasa, 17 Feb 2026 10:55 WIB
Ilustrasi hotel
Ilustrasi hotel (Getty Images/Hispanolistic)
Jakarta -

Tarif hotel di Busan melonjak saat konser BTS pada Juni 2026. kenaikan harga mencapai 2 hingga 7,5 kali lipat dari harga normal.

BTS dijadwalkan menggelar konser dua hari di Busan, yakni pada 12 dan 13 Juni. Konser itu sebagai bagian dari Arirang tur pertama BTS dalam empat tahun terakhir.

Hingga saat ini, penyelenggara belum mengumumkan lokasi resmi konser di Busan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komisi Perdagangan Adil (FTC) melaporkan bahwa rata-rata harga menginap satu malam antara 13 dan 14 Juni mencapai 433.999 won atau setara Rp 5,07 juta (1 won=Rp11,68).

Korea JoongAng Daily pada 13 Februari memberitakan angka tersebut 2,4 kali lebih tinggi dibandingkan tarif pada akhir pekan biasa di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

Regulator antimonopoli tersebut melakukan survei terhadap 135 fasilitas penginapan di Busan mencakup 52 hotel, 39 motel, dan 44 vila, berdasarkan harga yang tertera di platform pemesanan daring per 29 Januari.

Tarif motel bahkan mencatat kenaikan paling drastis. Rata-rata tarif motel melonjak dari 106.663 won atau setara Rp 1,24 juta pada pekan sebelum konser menjadi 325.801 won atau setara Rp 3,8 juta saat akhir pekan acara.

Tarif hotel juga naik tajam dari 321.180 won (Rp 3,75 juta) menjadi 631.546 won (Rp 7,37 juta) pada periode yang sama. Sementara itu, penginapan jenis vila atau pension mengalami kenaikan yang relatif lebih kecil.

Pada kasus tertentu, selisih harganya bahkan lebih besar. Dilaporkan sebanyak 13 properti mematok tarif lima kali lipat lebih mahal. Salah satu hotel bahkan menaikkan harga kamar dari 100.000 won menjadi 750.000 won (Rp 8,7 juta) per malam.

Kenaikan harga paling signifikan ditemukan di sekitar lokasi yang diprediksi menjadi tempat konser serta pusat transportasi utama.

Penginapan dalam radius lima kilometer dari Stadion Utama Asiad Busan, stadion terbesar di Busan yang pernah memfasilitasi konser BTS pada 2022, mematok harga rata-rata 3,5 kali lipat dari tarif normal.

Harga di sekitar Stasiun Busan dan Terminal Bus Antarkota Seobu juga naik sekitar tiga kali lipat. Sebaliknya, akomodasi di dekat Pantai Haeundae hanya mengalami kenaikan moderat sekitar 1,2 kali lipat.

Secara hukum, menaikkan harga akomodasi bukanlah suatu pelanggaran. Hal ini membuat FTC hanya bisa memberikan rekomendasi agar pemilik usaha tidak menaikkan harga secara berlebihan.

Namun, lembaga pengawas tersebut menegaskan akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan bukti adanya kolusi atau kesepakatan harga antar pengusaha.

FTC menyatakan bahwa survei ini dilakukan sebagai referensi bagi konsumen yang akan mengunjungi Busan pada bulan Juni, mencakup tren harga dan perbedaan tarif berdasarkan lokasi.

Komisi tersebut juga berjanji akan melakukan peninjauan serupa saat ada festival regional atau acara berskala besar lainnya yang berpotensi memicu lonjakan harga penginapan.

Pemerintah Turun Tangan

Secara terpisah, pemerintah berencana mengumumkan langkah komprehensif untuk menekan praktik permainan harga pada kuartal pertama tahun ini.

"Kami sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk menangani kasus pelaku usaha menaikkan harga secara berlebihan yang dianggap tidak wajar oleh konsumen," ujar seorang pejabat FTC.

"Pemerintah daerah juga sedang mengupayakan langkah-langkah seperti penyediaan dan pengamanan fasilitas penginapan tambahan," keterangan ditambahkan.

Presiden Lee Jae Myung ikut menanggapi kontroversi lonjakan harga ini melalui unggahan di media sosial X pada 16 Januari. Dia menyatakan bahwa pemerintah harus memberantas praktik penyalahgunaan harga yang merusak tatanan pasar dan merugikan masyarakat luas.



(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads