Pelaksana Keraton Solo, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan merespons keputusan KGPH Purbaya yang mengganti namanya di KTP menjadi Sri Susuhunan Pakubuwono Empat Belas dan telah disahkan oleh Pengadilan Negeri Surakarta. Dia menilai itu bentuk ketidakpercayaan diri Purbaya.
Ditemui usai menghadiri upacara HUT ke-281 Kota Solo, Tedjowulan menyebut pergantian nama tersebut tidak memiliki kaitan dengan dia. Tedjowulan menilai langkah mengganti identitas di KTP justru menunjukkan sikap tidak percaya diri.
"Oh, itu enggak ada urusannya dengan saya. Kenapa harus (ganti nama) KTP? Kok enggak percaya diri gitu lho," ujar Tedjowulan di Stadion Sriwedari, Selasa (17/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pengakuan sebagai Raja Keraton Solo tidak semata-mata ditentukan oleh dokumen kependudukan. Ia menekankan bahwa seorang pemimpin seharusnya lebih fokus pada pemahaman akan kedudukan dan tanggung jawabnya kepada masyarakat.
"Kalau kamu itu baik, dekat dengan masyarakat, paham kedudukanmu sebagai Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan, apa fungsi tugas dan tanggung jawabnya, itu otomatis akan berjalan sendiri kok," kata dia.
Ya, KGPH atau Pakubuwono (PB) XIV Purbaya resmi mengganti namanya menjadi Sri Susuhunan Pakubuwono XIV di KTP. Perubahan nama itu dilakukan Purbaya di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Solo.
PB XIV Purbaya menyebut perubahan nama sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri (PN) Solo nomor 178/Pdt.P/2025/PN Skt dari KGPH Purbaya menjadi Pakubuwono Empat Belas.
"Ya sesuai ini aturan," kata Purbaya saat ditanya mengenai perubahan nama tersebut, Kamis (12/2).
PB XIV Purbaya mengatakan bahwa dirinya mendatangi Dispendukcapil untuk memproses sesuai aturan yang ada. Menurutnya, setiap warga negara berhak mengurus dokumen kependudukan.
"Dalam rangka ke Dukcapil, proses sebagai warga negara mengurus kependudukan. (Lega?) Nggak lah, ya kan semua warga negara berhak mengurus kependudukan," kata dia.
***
Selengkapnya klik detikJateng.
(fem/fem)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5