Jelang Ramadan, Tren Permintaan UMKM Sektor Kuliner Meningkat

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Jelang Ramadan, Tren Permintaan UMKM Sektor Kuliner Meningkat

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Rabu, 18 Feb 2026 19:47 WIB
Sejumlah pengunjung berfoto di kaca saat akan masuk ke fotobooth di Pasar Raya, Blok M, Jakarta
UMKM Kuliner di Blok M (Rifkianto Nugroho/detikFoto)
Jakarta -

Menjelang momen bulan Ramadan dan Lebaran, tren permintaan terhadap produk Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) sektor kuliner disebut meningkat.

Ketua Asosiasi Industri Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Indonesia (Akumandiri), Hermawati Setyorinny menyampaikan tren permintaan produk UMKM tahun ini masih didominasi oleh sektor makanan dan minuman.

"Kalau makanan-minuman itu yang paling besar. Konsumen biasanya langganan, kalau enak pasti balik lagi. Jadi permintaan naik signifikan karena dibeli untuk kebutuhan Imlek sekaligus Ramadan," kata Hermawati seperti dikutip dari Antara, Rabu (18/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, secara umum tren permintaan terhadap produk UMKM menjelang bulan Ramadan tahun ini tidak sekuat seperti tahun-tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, lonjakan permintaan lebih banyak dipicu oleh Imlek, sementara bulan Ramadan belum menunjukkan dampak signifikan.

"Hotel penuh karena Imlek, bukan karena Ramadan. Jadi penjualan ramai itu bukan karena Ramadan, tapi Imlek," ujar Hermawati.

Dia menambahkan sektor fashion, terutama pakaian, belum mengalami peningkatan permintaan yang berarti. Tingginya biaya produksi, menurut dia membuat produk konveksi UMKM sulit bersaing dari sisi harga, sehingga banyak pelaku usaha memilih menjadi reseller produk impor yang dijual lebih murah melalui e-commerce.

Hermawati mengakui tingginya biaya produksi masih menjadi kendala utama bagi UMKM. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha sulit menekan harga, sehingga produk mereka cenderung lebih mahal dibandingkan barang yang dijual di pasar.

Untuk menjaga daya beli masyarakat, para pengusaha UMKM pun dituntut untuk terus berinovasi dan kreatif dalam memasarkan produk mereka. Pemanfaatan marketplace dan media sosial jadi salah satu cara untuk memperluas pasar.

"Marketplace itu berdampak besar, apalagi kalau ikut promo. Barang bisa masuk etalase pertama, itu peluang besar untuk UMKM," tambah dia.

Meski demikian, Hermawati menambahkan bahwa momentum hari besar seperti Imlek, Ramadan, dan Lebaran tetap menjadi faktor penopang utama dalam perputaran ekonomi sektor UMKM.

"Iya (sangat berpengaruh) karena jika tidak ada hari-hari spesial itu ya permintaannya biasa saja," tutup dia.



(wsw/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads