Rute Baru Kereta Malaysia-Singapura, Jarak Tempuh 5 Menit Saja
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Rute Baru Kereta Malaysia-Singapura, Jarak Tempuh 5 Menit Saja

CNN Indonesia - detikTravel
Kamis, 19 Feb 2026 13:24 WIB
A LRT (Light Rain Transit) passes by a signboard road conditional movement control order in downtown Kuala Lumpur, Malaysia, on Sunday, June 7, 2020. Malaysian government has lifted the conditional movement order (CMCO) and replaced it with a recover
Ilustrasi Kuala Lumpur. Foto: AP Photo/Vincent Thian
Kuala Lumpur -

Parlemen Malaysia (Dewan Rakyat) telah mengesahkan undang-undang terkait pembangunan jalur kereta yang menghubungkan negara bagian Johor dengan Singapura (Rapid Transit System-RTS Link Bill 2026).

RUU yang disahkan pekan lalu ini menetapkan kerangka hukum bagi pengoperasian sistem kereta perkotaan lintas batas kedua negara.

Dikutip dari CNN Indonesia, langkah ini dipandang sebagai solusi strategis untuk mengurangi kemacetan di Johor-Singapore Causeway sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi bilateral antara Malaysia dan Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Dr Shamsul Anuar Nasarah mengatakan dengan operasional RTS Link, waktu tempuh perjalanan kereta hanya sekitar lima menit, dengan jadwal reguler dan kapasitas hingga 10.000 penumpang per jam.

ADVERTISEMENT

Menanggapi kekhawatiran mengenai kekebalan hukum, Shamsul menyatakan bahwa petugas Malaysia yang menjalankan tugas resmi di Singapura akan memperoleh kekebalan dari tuntutan di pengadilan Singapura atas tindakan yang dilakukan dalam kapasitas resmi mereka, namun tetap tunduk pada hukum Malaysia.

Untuk mendukung operasional, Shamsul mengatakan sebanyak 794 posisi baru telah dibentuk, melibatkan Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (MCBA), Departemen Bea Cukai, serta kepolisian.

Para petugas akan ditempatkan di Bukit Chagar dan Woodlands, dengan penugasan dimulai pada 1 Oktober.

Guna memperlancar proses pemeriksaan, ia menambahkan bahwa 100 gerbang elektronik (e-gate) berbasis kecerdasan buatan akan dipasang di stasiun Bukit Chagar dan Woodlands, yang memungkinkan pemrosesan penumpang dalam waktu maksimal tujuh detik.

Terkait keamanan data, Shamsul menegaskan bahwa seluruh data rahasia, termasuk informasi biometrik, akan disimpan di pusat data pemerintah Malaysia yang telah disetujui, dengan pengamanan fisik dan siber yang ketat.

Ia juga memastikan bahwa data tidak akan dipindahkan ke server luar negeri tanpa persetujuan resmi pemerintah.




(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads