7 Koper milik rombongan turis Thailand hilang dicolong orang saat liburan di Bromo. Kerugian mereka ditaksir mencapai Rp 108 juta.
Rombongan wisatawan asal Thailand jadi korban aksi pencurian saat liburan di kawasan Gunung Bromo. Sebanyak tujuh koper dan tas dilaporkan hilang dari mobil yang diparkir di depan Pendopo Sukapura, Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo pada Minggu (15/2).
Korban diketahui bernama Kanthima (53), perempuan kelahiran Bangkok, 28 Juli 1972, pemegang paspor nomor AD1645818. Korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Probolinggo pada Minggu (15/2) sekitar pukul 18.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa bermula pada Minggu (15/2) sekitar pukul 01.30 WIB. Rombongan WNA asal Thailand berangkat menuju Bromo dari Hotel Goya menggunakan mobil Toyota Hiace yang dikemudikan Slamet (41), warga Kademangan, Kota Probolinggo.
Sekitar pukul 03.00 WIB, rombongan tiba di pintu masuk Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura. Selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan wisata menggunakan dua unit jeep khusus wisata Bromo.
Sementara seluruh barang bawaan berupa koper dan tas milik turis Thailand ditinggalkan di dalam mobil Hiace yang diparkir di Desa Wonotoro, tepatnya di sebelah barat Museum Tengger.
Sekitar pukul 06.00 WIB, rombongan turun dari kawasan Bromo dan kembali menuju lokasi parkir. Namun pada pukul 08.00 WIB, mereka mendapati tujuh koper dan tas yang sebelumnya berada di dalam mobil telah hilang.
Sopir juga menemukan anak kunci pintu depan sebelah kanan mobil dalam kondisi rusak dan diduga telah dirusak pelaku. Korban sempat melacak GPS yang diletakkan di salah satu tas.
Sinyal terakhir terdeteksi di wilayah Jalan Pesona Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Korban bersama Unit Opsnal Satreskrim Polres Probolinggo melakukan penyisiran ke lokasi tersebut, namun barang-barang yang hilang tidak ditemukan.
Kerugian Korban Mencapai Rp 108 Juta!
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 108.368.200. Rinciannya tas merah berisi make up, pakaian, dompet berisi uang tunai Rp 3.251.046. Lalu, koper hitam merah berisi Kamera Ricoh GR IV senilai Rp26.550.209, iPhone 13 Pro, pakaian, headset.
Selanjutnya, koper hitam berisi iPad Air 5, Redmi Note 15 dan pakaian. Lalu, tas kuning, tas hitam, koper hitam hingga tas.
Kasus pencurian tersebut sempat viral di media sosial dan menjadi perhatian publik. Setelah menjalani pemeriksaan di SPKT hingga pukul 22.30 WIB, korban bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, pihaknya menjadikan kasus ini sebagai atensi utama.
"Kita utamakan atau atensi kasus pencurian tujuh koper milik rombongan wisatawan asal Thailand di area parkir menuju wisata Gunung Bromo, dan kami mohon doa dan dukungan semua pihak, agar kasus pencurian ini segera kami ungkap," tegas Wahyudin Latif, Selasa (17/2/2026).
Polisi mengimbau wisatawan agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan tanpa pengawasan saat berkunjung ke destinasi wisata.
--------
Artikel ini telah naik di detikJatim.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Gara-gara Monyet, Komodo di Singapore Zoo Telan Boneka yang Dilempar