Tren Pemesanan Tiket Mudik Warga +62 Kini Tidak Lagi 'Last Minute'

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tren Pemesanan Tiket Mudik Warga +62 Kini Tidak Lagi 'Last Minute'

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Senin, 23 Feb 2026 21:15 WIB
Suasana arus mudik Lebaran di Stasiun Kereta Api Medan. (Dok. KAI Divre I Sumut)
Ilustrasi mudik lebaran. (KAI Divre I Sumut)
Jakarta -

Periode libur lebaran jadi momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk mudik atau pulang ke kampung halaman. Hal ini jadi budaya yang pasti di periode libur lebaran.

Ritme pemesanan tiket perjalanan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, paling banyak terjadi pada satu minggu sebelum keberangkatan. Director of Transportation Tiket.com, Andi Hendrawan, memaparkan dari hasil survei YouGov di akhir tahun 2025, 38% masyarakat Indonesia masih terkesan kerap memesan mendakati hari keberangkatan.

"Nah untuk periode mudik sendiri rata-rata di hari ke minus dua sampai enam hari lebaran. Itu adalah periode peak-nya pada saat mudik, nah kalau kita lihat trennya tentunya masyarakat Indonesia masih very last minute," ujarnya di Kantor Tiket.com, Jakarta, Senin (23/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, Andi menerangkan di periode mudik lebaran tahun ini ada perbedaan pola pemesanan tiket. Kini masyarakat Indonesia sudah mulai memesan tiket untuk mudik jauh-jauh hari.

ADVERTISEMENT

"Di 2026 ini ada sedikit perubahan, kita lihat di minggu pertama bulan Januari kemudian minggu kedua Februari. Kenaikan pemesanan tiket pesawat itu naik 50 persen, kemudian untuk kenaikan tiket kereta api naik 56 persen," jelasnya.

"Jadi ada perubahan yang cukup signifikan dari tren masyarakat kita untuk menjalani mudik ini. Karena mudik kan tidak hanya istilahnya pulang kampung, kadang-kadang masyarakat juga memanfaatkan momen ini untuk liburan," lanjut Andi.

Konferensi pers promo 'THR' Tiket.comKonferensi pers 'THR' tiket.com. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Dengan melihat momentum tersebut, pihaknya mencoba mengakomodir kebutuhan masyarakat Indonesia untuk mengarungi periode libur lebaran ini dengan promo THR (tiket hari raya) dari Tiket.com. Di mana masyarakat bisa melakukan pemesanan secara DP (down payment) terlebih dahulu, sebelum nantinya membayar lunas sebelum hari keberangkatan.

Di kesempatan yang sama, Co-Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa, mengatakan kebutuhan di periode libur lebaran ini bukan hanya tentang pulang ke kampung saja. Tetapi masyarakat Indonesia juga memanfaatkannya sebagai momentum untuk liburan.

"Kalau yang saya tahu sekarang lagi tren setelah hari h (lebaran) biasanya langsung jalan-jalan, selalu itu rata-rata begitu. Jadi sudah pasti momen lebaran ini yang sudah pasti kebutuhannya itu sangat meningkat, jadi kita di Tiket.com itu kita siapkan ada yang namanya bagi-bagi THR," ujar Gaery.

Promo yang ditawarkan juga beragam, tak terpatok untuk tiket transportasinya saja. Tapi juga termasuk untuk tiket akomodasi di berbagai kota di Indonesia.

"Ini sudah dimulai sejak 16 Februari kemarin dan diskonnya signifikan banget, bisa sampai 50 persen tergantung produknya. Jadi bukan hanya tiket pesawat tapi semua yang lain juga ada," ia menambahkan.




(upd/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads