Polisi Ungkap Motif Maling 7 Koper Turis Thailand di Bromo: Murni Kriminal

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Polisi Ungkap Motif Maling 7 Koper Turis Thailand di Bromo: Murni Kriminal

M Rofiq - detikTravel
Selasa, 24 Feb 2026 20:10 WIB
Tersangka pencurian 7 koper wisatawan asal Thailand di Gunung Bromo
Pelaku pencurian koper turis Thailand di Bromo (M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Polisi merilis kasus pencurian 7 koper milik turis Thailand di Bromo. Motif pencurian itu murni kriminal, kata polisi.

Kasus pencurian 7 koper milik turis Thailand yang liburan di Bromo berhasil diungkap oleh Polres Probolinggo. Polisi sudah menangkap para pelaku. Total ada 3 orang tersangka yang terlibat dalam kasus ini.

Ketiganya adalah Andul Rohim, Edi Santoso, dan Novi. Kedua nama terakhir berstatus sebagai pasangan suami istri. Andul Rohim diketahui merupakan seorang residivis kasus serupa. Sedangkan Edi Santoso dan Novi baru pertama kali terlibat tindak pidana pencurian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Motif pencurian ini juga sudah diungkap oleh polisi saat menggelar konferensi pers di depan Mapolres Probolinggo pada Selasa (24/2/2026). Para pelaku disebut murni mencuri karena kebutuhan ekonomi.

"Motif murni kriminalitas, tidak ada persaingan bisnis atau motif lain. Ini murni karena kebutuhan ekonomi dan terlilit utang," ujar Kapolres Probolinggo M Wahyudin Latif.

ADVERTISEMENT

Polisi akan menjerat ketiga tersangka dengan Pasal 477 ayat (1) huruf F Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara dan denda hingga Rp500 juta.

Sesuai dengan laporan polisi (LP) tertanggal 15 Februari 2026, peristiwa pencurian ini terjadi di area parkir pintu masuk Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Korban diketahui bernama Miss Kanthima (54), perempuan asal Bangkok, Thailand yang sedang berwisata bersama rombongan wisatawan lainnya.

Kronologi Pencurian Koper di Bromo

Kapolres Probolinggo menjelaskan, korban tiba di Bandara Juanda Surabaya pada Sabtu (14/2/2026) dan melanjutkan perjalanan menuju Lumajang menggunakan kendaraan Toyota Hiace yang disewa dari travel.

Pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, rombongan tiba di Kecamatan Sukapura untuk tur ke Gunung Bromo. Setibanya di lokasi, mereka berganti menggunakan 2 unit jeep wisata menuju titik pandang Bromo.

Siang itu sekitar pukul 11.30 WIB, rombongan kembali ke mobil Hiace yang sebelumnya diparkir tetapi mendapati kunci pintu sebelah kanan dalam kondisi rusak.

Setelah diperiksa, ada 7 koper dan tas berisi barang berharga yang hilang dari mobil itu. Mulai dari kamera, tablet, iPhone, pakaian, dan barang pribadi lain senilai total Rp108 juta.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 3 saksi serta pengecekan sejumlah CCTV di sekitar lokasi kejadian, polisi pun mencurigai satu unit mobil Avanza warna putih dengan pelat nomor L 1421 WC.

Andul Rohim ditangkap di rumahnya di Jalan Markisa, Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo pada Sabtu (21/2) pukul 16.00 WIB.

Selang satu jam kemudian, polisi menangkap Edi Santoso (46) dan istrinya Novi (45) di rumahnya di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Aksi Pencurian Direncanakan dengan Matang

Aksi pencurian ini, menurut Kapolres Probolinggo, telah direncanakan secara matang beberapa hari sebelumnya. Edi Santoso berperan sebagai otak pelaku. Ia diketahui terlilit utang.

Edi Dan Rohim membuat pelat nomor palsu L 1121 WC serta menyiapkan kunci palsu dan palu serbaguna untuk mencongkel serta merusak kunci kendaraan.

Andul Rohim bertugas sebagai eksekutor yang membobol mobil dan mengambil barang-barang korban. Sedangkan Novi ikut mengetahui tentang rencana ini dan disebut turut terlibat dalam perencanaan.

"Aksi mereka bersifat acak (random), tidak menargetkan korban tertentu. Siapa pun wisatawan yang terpantau membawa barang berharga berpotensi menjadi sasaran," kata Kapolres Wahyudin Latif.


--------

Artikel ini telah naik di detikJatim.



(wsw/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads