Kota Singkawang bakal menggelar hajatan puncak Festival Cap Go Meh Singkawang pada 3 Maret 2026. Tingkat hunian hotel melonjak signifikan, bahkan sejumlah penginapan dilaporkan telah penuh dipesan jauh hari sebelum acara.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang, Mokhlis, mengatakan saat ini terdapat 47 hotel yang tersebar di berbagai titik kota dan siap menampung lonjakan wisatawan. Namun, sebagian di antaranya sudah tidak lagi memiliki kamar tersedia.
"Beberapa hotel sudah penuh dipesan," kata Mokhlis kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026), dikutip dari detikKalimantan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan hotel yang sudah penuh di antaranya Swiss-Belinn Singkawang, Hotel Mahkota Singkawang, Hotel Sentosa Singkawang, Hotel Hongkong Inn Singkawang, Hotel Cyndhai Singkawang, Hotel City Room Singkawang, dan Bobo Inn Singkawang.
Menurutnya, lonjakan reservasi sudah terlihat sejak beberapa pekan terakhir, terutama setelah jadwal resmi rangkaian Cap Go Meh diumumkan.
Wisatawan dari luar Kalimantan Barat hingga mancanegara mulai mengamankan kamar lebih awal untuk memastikan bisa menyaksikan langsung pawai tatung yang menjadi ikon Singkawang.
Meski masih ada hotel yang menyediakan kamar, Mokhlis memperkirakan tingkat okupansi akan terus merangkak naik mendekati hari puncak. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan banyak wisatawan melakukan pemesanan mendadak dua hingga tiga hari sebelum acara.
Mokhlis menegaskan fenomena hampir penuhnya hotel bukan sekadar indikator ramainya pengunjung, tetapi juga sinyal positif bagi perputaran ekonomi masyarakat.
"Momentum Cap Go Meh selalu berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan. Ini memberikan efek positif bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM," kata dia.
Restoran, kedai kopi, pedagang kaki lima, hingga pengemudi transportasi lokal diprediksi ikut merasakan limpahan berkah dari membludaknya wisatawan. Bahkan, sejumlah warga juga mulai menawarkan homestay sebagai alternatif penginapan.
Menjelang hari H, Singkawang pun bersiap dipadati wisatawan yang datang untuk menyaksikan tradisi, budaya, dan kemeriahan Cap Go Meh yang telah menjadi agenda nasional.
Lonjakan okupansi hotel ini juga selaras dengan target Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang yang membidik satu juta kunjungan wisatawan selama rangkaian Cap Go Meh 2026.
Dengan tren pemesanan kamar yang sudah tinggi sebelum puncak acara, Pemkot Singkawang optimistis angka kunjungan akan melampaui capaian tahun sebelumnya. Pada 2025, kunjungan tercatat lebih dari 700 ribu orang.
"Target satu juta kunjungan ini bukan hanya angka, tetapi bagian dari strategi memperkuat Singkawang sebagai destinasi wisata unggulan berbasis budaya dan toleransi," kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.
Dia menyebut target ambisius itu dinilai realistis melihat tren lonjakan kunjungan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023 jumlah kunjungan mencapai 606.663 orang. Tahun 2024 karena bertepatan dengan Pilpres dan hanya digelar mini Cap Go Meh, tercatat 305.496 kunjungan. Sementara tahun 2025 meningkat menjadi 702.056 kunjungan.
"Pemkot Singkawang optimistis target tersebut dapat tercapai dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari panitia, pelaku usaha, aparat keamanan, hingga masyarakat," kata dia.
(fem/fem)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Gara-gara Monyet, Komodo di Singapore Zoo Telan Boneka yang Dilempar