Seorang turis asal Inggris Vicky Lynch dan kedua anaknya mengisahkan momen mencekam saat rudal meledak di langit Dubai pada Sabtu (28/1/2026). Berharap bisa liburan dengan tenang, dia tak menyangka dibayangi peperangan.
Vicky sedang menikmati liburannya di Dubai bersama kedua anaknya ketika Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan ke Iran akhir pekan lalu. Dia mengatakan kepada Chronicle Live menyaksikan rudal meledak di langit dari vila. Putranya, Presley (21), dan putrinya, Josie (15), sedang berada di taman terdekat saat itu.
"Rasanya nggak nyata, vila sampai berguncang. Tidak pernah kepikiran pergi liburan tapi tiba-tiba merasakan perang. Biasanya cuma lihat di berita, tapi sekarang kami mengalaminya sendiri," kata Vicky dikutip dari Mirror, Senin (2/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya mendengar suara dan melihat sesuatu di langit. Saya tidak menyangka itu rudal, saya pikir ada yang salah dengan pesawat di langit," dia menambahkan.
Vicky bilang ledakan rudal datang bergelombang, tidak sekaligus, tapi setiap satu jam atau lebih ada ledakan lagi.
"Bagian yang paling menakutkan adalah saat kami mau tidur tadi malam. Kami tidur sekitar pukul 01.00, tiba-tiba alarm darurat berbunyi di semua ponsel. Kami pun mencari tempat aman di dalam vila. Saya juga membuka pintu depan agar bisa dipakai sebagai jalan keluar jika diperlukan," kata Vicky.
Vicky berencana berlindung di ruang cuci vila dan menjauhi jendela. Dia berharap bisa terbang kembali ke Inggris pada Rabu (4/3), tetapi tidak belum ada kepastian Bandara Internasional Dubai akan dibuka kembali dan penerbangan dilanjutkan.
Vicky dan keluarganya tidak sendiri. Ribuan penerbangan ke dan dari UEA dibatalkan atau dialihkan, meninggalkan keluarga, wisatawan, dan ekspatriat berusaha mengatur ulang rencana perjalanan.
Dubai, Doha, dan Abu Dhabi biasanya menangani sekitar 90.000 penumpang transit per hari menurut perusahaan analisis penerbangan Cirium, sehingga dampak penutupan wilayah udara terhadap perjalanan global sangat besar.
Pejabat Inggris mendesak warga Inggris di kawasan itu untuk tetap di dalam ruangan bila memungkinkan dan mengikuti saran keselamatan terbaru.
(fem/fem)












































Komentar Terbanyak
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi