Lihat Langsung Rudal Melesat di Langit, Turis Pikir-pikir Lagi Liburan ke Dubai
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Lihat Langsung Rudal Melesat di Langit, Turis Pikir-pikir Lagi Liburan ke Dubai

Femi Diah - detikTravel
Senin, 02 Mar 2026 14:39 WIB
Foto-foto Fairmont Dubai Tebakar
Hotel Fairmont Dubai terbakar setelah kejatuhan puing rudal. (Tangkapan layar)
Dubai -

Suasana damai di Dubai dan Abu Dhabi mendadak hancur ketika rudal-rudal menghujani kota, menimbulkan kebakaran dan ledakan di berbagai lokasi ikonik. Wisatawan cemas, bahkan ada yang trauma.

Dubai yang biasanya tenang dan damai mendadak berubah mencekam pada Sabtu lalu saat Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran dan kemudian Iran membalasnya. Dubai, yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai oasis aman di Timur Tengah, kini dirundung ketakutan dan kekacauan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengklaim memiliki sistem pertahanan udara termasuk yang terbaik di dunia dan mampu menembak jatuh rudal dan drone, tetapi puing-puing dari senjata yang dihancurkan tetap menimbulkan kebakaran di beberapa lokasi ikonik. Di antaranya jatuh di Hotel Fairmont di Palm Jumeirah, Burj Al Arab, dan Burj Khalifa. Bandara Internasional Dubai juga mengalami kerusakan dan empat karyawannya terluka.

Turis yang berada di kota itu merasakan kepanikan secara langsung. Jamie Osborne, pelatih kuda Inggris, menyaksikan rudal melesat di langit saat berada di paddock Emirates Super Saturday.

ADVERTISEMENT

"Malam tadi terasa sangat surreal. Anda berdiri di paddock sambil melihat rudal melesat di langit," kata Osborne dikutip Fortune, Senin (2/3/2026).

Sementara Kristy Ellmer dari New Hampshire menjauhi jendela hotel saat mendengar ratusan ledakan di sekitarnya. Dia merasakan ketegangan yang tak pernah dialami sebelumnya.

"Ledakan datang berulang-ulang, ratusan kali. Kami benar-benar takut, karena tidak pernah mendengar bom atau rudal seperti ini sebelumnya," kata Ellmer.

Bagi beberapa wisatawan, pengalaman itu membuat mereka ragu untuk kembali. Louise Herrle, turis asal AS, mengalami pembatalan penerbangan pulang bersama suaminya.

"Saya mungkin akan menghindari kawasan ini saat ketegangan meningkat, karena situasinya bisa meledak begitu cepat. Mungkin alam semesta sedang mencoba memberi tahu kami sesuatu," kata dia.




(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads