Misteri Penculikan WN Ukraina di Bali dan Penemuan Potongan Tubuh Manusia
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Misteri Penculikan WN Ukraina di Bali dan Penemuan Potongan Tubuh Manusia

Abid Ahmad Ibrahim - detikTravel
Senin, 02 Mar 2026 22:20 WIB
Polisi melakukan penyelidikan penemuan potongan tubuh manusia di Pantai Tan Sema Gianyar (Dok. Polres Gianyar)
Penemuan potongan tubuh manusia di pantai Ketewel yang diduga WN Ukraina (Dok. Polres Gianyar)
Denpasar -

Beredar di media sosial, video tentang WN Ukraina yang diculik saat liburan di Bali. Penculikan itu diikuti dengan penemuan potongan tubuh manusia.

Dalam video yang ramai beredar di media sosial, disebutkan WN Ukraina yang diduga diculik itu berinisial IK (28). Dia disebut-sebut sebagai anak bos mafia di Ukraina.

Dia diculik saat sedang liburan di Bali bersama dengan kekasihnya. Di video tersebut, IK diduga mengalami tindak penyiksaan yang dilakukan oleh para penculik akibat permintaan uang tebusan tidak dipenuhi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dugaan penculikan itu disusul dengan penemuan potongan tubuh manusia di muara Sungai Wos Teben, Desa Ketewel, Gianyar yang masih misterius. Warga yang menemukan sejumlah bagian tubuh dalam kondisi terpisah itu langsung geger dan melaporkannya ke polisi.

Polisi lantas mengevakuasi potongan tubuh itu untuk kepentingan pemeriksaan forensik. Diduga, potongan tubuh itu adalah korban mutilasi. Apakah potongan tubuh itu adalah korban penculikan yang berinisial IK?

ADVERTISEMENT

Mengenai dugaan tersebut, pihak kepolisian mengatakan uji DNA menjadi kunci untuk menjawab misteri tersebut. Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy menegaskan, hingga saat ini kedua perkara tersebut tetap ditangani secara terpisah.

"Itu dua kasus yang berbeda. Lagi berjalan penculikan. Masalah potongan tubuh yang kemarin ditemukan, sedang dalam proses identifikasi ini potongan tubuh siapa dengan mencocokkan DNA, salah satunya dengan mencocokkan DNA orang tua korban penculikan ini," ujar dia saat ditemui, Jumat (27/2).

Proses pencocokan Deoxyribonucleic Acid (DNA) pun dilakukan untuk memastikan identitas potongan tubuh yang ditemukan. Polisi telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dugaan penculikan untuk pengambilan sampel DNA sebagai pembanding.

"Makanya kemudian kita koordinasi dengan pihak keluarga yang bersangkutan untuk meminta sampel DNA," jelasnya.

Polisi belum dapat menyimpulkan apakah penemuan potongan tubuh tersebut berkaitan dengan laporan dugaan penculikan WN Ukraina di Jimbaran. Kepastian, kata Ariasandy, baru dapat disampaikan setelah hasil resmi dari tim forensik keluar.

"Nanti kita tunggu hasil dari tim DVI Biddokkes Polda Bali," tegasnya.

Saat ini, identitas potongan tubuh yang ditemukan di Ketewel masih belum diketahui. Tim DVI dan laboratorium forensik Polda Bali masih bekerja melakukan identifikasi melalui uji DNA serta pencocokan data lainnya.

6 WNA Jadi Tersangka Penculikan WN Ukraina

Sementara itu, kasus dugaan penculikan warga negara (WN) Ukraina berinisial IK (28) saat liburan di Bali menemukan titik terang. Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka.

Polisi kemudian segera berkoordinasi untuk menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) hingga red notice melalui Interpol.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengungkapkan, pengungkapan kasus ini bermula dari penelusuran tim penyidik Polda Bali bersama Polresta Denpasar yang mendeteksi kendaraan mencurigakan.

"Dari hasil penelusuran teman-teman penyidik Polda Bali dan Polresta Denpasar, kami bisa mendeteksi adanya kendaraan yang kami curigai berupa satu kendaraan roda empat (Avanza) dan dua kendaraan roda dua. Pada awal penelusuran ditemukan kendaraan itu disewa oleh salah satu orang warga negara asing berinisial C," ujar Ariasandy.

Polisi kemudian melacak keberadaan penyewa kendaraan tersebut. Ia diduga berperan menyewa kendaraan menggunakan paspor palsu atas perintah pihak lain. Yang bersangkutan diketahui sempat keluar ke wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan berhasil diamankan pada Senin (23/2) lalu.

Berdasarkan penelusuran CCTV dan GPS pada kendaraan, mobil tersebut sempat berhenti di sebuah vila di wilayah Tabanan. Lokasi itu dicurigai sebagai tempat korban merekam video secara langsung yang sebelumnya viral di media sosial.

"Dari hasil penelusuran CCTV kemudian GPS yang ada di kendaraan, ditemukan sempat berhenti di salah satu vila di daerah Tabanan. Lalu kami cek vilanya, kqmi curigai itu vila yang digunakan sebagai salah satu lokasi tempat di mana korban merilis videonya secara langsung. Jika kita lihat lokasinya berdasarkan video yang sempat diviralkan oleh pelaku, tempat itu mirip," katanya.

Di lokasi vila tersebut, polisi menemukan jejak darah. Temuan serupa juga ditemukan di dalam mobil Avanza yang disewa.

"Lalu di lokasi itu kita temukan ada jejak darah, jejak darah ini lalu kita ambil lalu kita identifikasi. Di kendaraan Avanza itu juga kita temukan juga jejak darah dan darahnya sama antara darah yang ada di mobil ini dan di vila," ungkap Ariasandy.

Dari pengembangan penyelidikan, polisi mengidentifikasi enam WNA yang diduga terlibat atau mengetahui peristiwa penculikan tersebut. Keenamnya berinisial RM, BK, AS, VN, SM, dan DH.

"Yang ke enam ini warga negara asing kita naikkan statusnya sebagai tersangka. Dan hari ini juga kita akan berkoordinasi terbitkan daftar pencarian orang serta red notice kepada kepolisian Interpol untuk mencari keberadaan orang-orang yang kita jadikan tersangka," tegasnya.

Polisi mendeteksi sebagian tersangka telah keluar dari Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Namun, masih ada dua orang yang diduga berada di dalam negeri.

"Terdeteksi ada sebagian sudah keluar Indonesia. Ada sekitar dua orang masih berada di Indonesia," kata Ariasandy.

Hingga kini, penyidik masih melakukan pengejaran terhadap para tersangka yang berada di luar negeri dan mendalami peran masing-masing dalam kasus dugaan penculikan WN Ukraina tersebut.

--------

Artikel ini telah naik di detikBali, bisa dibaca selengkapnya di sini dan di sini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: 6 Orang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penculikan WN Ukraina di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads