Viral di media sosial, wisatawan mengeluh membayar parkir dobel alias dua kali ke petugas gara-gara pergantian sif petugas parkir.
Dalam postingan akun Instagram @merapi_uncover, pengunjung Malioboro mengeluhkan membayar retribusi parkir sebanyak dua kali. Tak hanya itu, ia juga mengeluhkan respons jukir yang tetap bersikeras meminta uang tambahan setelah mendapati helm miliknya jatuh.
"Malam ini Wisatawan Keluhkan 'Pungli' Ganti Shift di Malioboro, Helm Rusak Tapi Tetap Diminta Bayar Double. YOGYAKARTA - Citra Yogyakarta sebagai kota wisata yang ramah kembali tercoreng oleh ulah oknum juru parkir (jukir). Seorang netizen melaporkan pengalaman tidak menyenangkan saat memarkirkan kendaraannya di kawasan Malioboro, tepatnya di titik parkir sepeda motor dekat Hamzah Batik. Kronologi Kejadian Melalui sebuah unggahan yang meminta identitasnya disamarkan, pengunjung tersebut menceritakan bahwa dirinya merasa diperas dengan modus "Ganti Shift"," tulis unggahan tersebut, Minggu (1/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berikut adalah poin-poin keluhannya:β’ Bayar Dua Kali: Saat datang, pengunjung sudah membayar retribusi parkir sebesar Rp3.000. Namun, saat hendak pulang, ia kembali diminta uang sebesar Rp2.000 oleh jukir yang berbeda dengan alasan petugas sudah berganti shift.β’ Fasilitas Tidak Terjaga: Selain masalah biaya ganda, pengunjung tersebut mendapati helm miliknya jatuh hingga ada bagian yang patah. Hal ini menunjukkan kurangnya pengawasan dan tanggung jawab dari petugas parkir yang bertugas.β’ Respons Jukir: Bukannya meminta maaf atas kerusakan barang milik pengunjung, oknum jukir tetap bersikeras meminta uang tambahan tersebut," lanjutnya.
Menanggapi viralnya unggahan di medsos tersebut, Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Imanudin Aziz, menyebut pihaknya sudah menindaklanjuti keluhan tersebut. Ia menegaskan jika lokasi parkir memang di tempat yang tidak berizin.
"Kalau lihat lokasinya itu titik parkir yang tidak berizin," ujar Aziz saat dihubungi, Minggu (1/3).
Aziz memastikan jika praktik tersebut merupakan parkir liar. Selanjutnya, ia menyebut, pihaknya telah berkomunikasi dengan Polresta Jogja sebagai tindak lanjut temuan tersebut.
"Lokasinya di selatan Hamzah Batik yang ada tugu jamnya. Benar parkir liar, kami sudah forward tersebut ke Kasat Reskrim (Polresta Jogja) dan akan ditindaklanjuti," pungkasnya.
-------
Artikel ini telah naik di detikJogja.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5