Qatar Tanggung Hotel untuk Turis Gagal Terbang Saat Perang
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Qatar Tanggung Hotel untuk Turis Gagal Terbang Saat Perang

Bonauli - detikTravel
Rabu, 04 Mar 2026 13:07 WIB
(Photo by AFP)
Ilustrasi keadaan Doha saat konflik AS-Israel dengan Iran. (AFP/-)
Doha -

Qatar Tourism mengambil langkah-langkah untuk mendukung turis-turis yang terlantar karena penutupan wilayah udara. Termasuk, menyediakan hotel bagi wisatawan.

Dalam surat edaran yang ditujukan kepada para pengelola hotel, pihak berwenang meminta agar masa inap turis diperpanjang mulai 28 Februari hingga operasional bandara kembali normal dan wilayah udara dibuka kembali.

"Mengingat situasi saat ini, dan mengingat masa inap beberapa tamu telah berakhir tetapi mereka masih belum dapat berangkat karena pembatasan perjalanan, Anda dimohon untuk memperpanjang masa inap mereka mulai 28 Februari hingga operasional bandara kembali normal dan wilayah udara dibuka kembali," demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari Doha News pada Rabu (4/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Qatar Tourism menyatakan bahwa keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan semua pengunjung tetap menjadi prioritas utama mereka. Pihak berwenang menegaskan akan menanggung biaya tambahan yang timbul akibat perpanjangan masa inap tersebut.

ADVERTISEMENT

Bazar Ramadan di Hotel Disetop

Selain menanggung turis yang terlantar, Qatar juga menghentikan semua kegiatan seperti tenda buka puasa Ramadan, yang biasanya diselenggarakan oleh hotel dan tempat wisata untuk perusahaan, entitas pemerintah, dan masyarakat selama bulan suci Ramadan. Langkah itu diambil dengan pertimbangan keselamatan.

Kementerian Perdagangan dan Industri Qatar juga turun tangan dengan meningkatkan jumlah gerai ritel yang buka 24/7 dari 22 menjadi 33 cabang di seluruh negeri.

Langkah itu bertujuan untuk menjaga stabilitas pasar dan kelancaran rantai pasokan. Kementerian mengatakan langkah ini membantu memastikan ketersediaan barang, melindungi konsumen, dan meningkatkan kepercayaan ekonomi.

Qatar adalah salah satu negara Teluk yang menjadi sasaran serangan rudal Iran karena Teheran menargetkan aset AS di seluruh wilayah sebagai balasan atas serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran.

Pemerintah Iran pada hari Sabtu mengkonfirmasi serangannya terhadap beberapa target, menurut kantor berita Fars, negara yang menjadi tujuan serangan adalah Bahrain, Kuwait, Qatar, dan UEA, tempat pangkalan udara dengan aset AS berada.




(bnl/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads