Viral di media sosial seorang penjaga kursi pijat stasiun Gubeng Surabaya berinisial A (17) dituduh mencuri gelang emas milik ibu-ibu. Pihak KAI pun buka suara:
Sebagai pengelola stasiun, KAI Daop 8 Surabaya menerima laporan tersebut pada Senin (2/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Laporan tersebut dilakukan oleh penumpang yang baru saja turun dari KA, kemudian menggunakan jasa kursi pijat di salah satu tenant KAI.
Setelah selesai pijat, penumpang ibu-ibu itu menyampaikan kepada petugas tenant bahwa gelang emas miliknya diduga terjatuh di sekitar area kursi pijat dan meminta bantuan untuk dilakukan pencarian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena belum ditemukan, pelanggan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan stasiun (Polsus). Tim Pengamanan KAI Daop 8 Surabaya pun melakukan penelusuran di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari petugas dan pihak tenant.
Untuk memastikan proses berjalan objektif dan berbasis fakta, tim juga melakukan pemeriksaan rekaman video CCTV yang berada di stasiun Gubeng.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penelusuran yang dilakukan tim pengamanan di area stasiun maupun rangkaian kereta, gelang emas yang dimaksud tidak ditemukan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, setiap laporan yang diterima akan diproses sesuai prosedur dan standar operasional yang berlaku.
"KAI menerima laporan dan berkewajiban menindaklanjutinya secara profesional. Setiap informasi kami verifikasi melalui pengecekan lapangan dan rekaman CCTV agar penanganannya transparan, dan objektif," kata Mahendro, Kamis (5/3/2026).
Ia mengatakan, KAI berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak, baik selama perjalanan di atas kereta maupun saat berada di area stasiun.
"Setiap laporan akan kami respons dan tindaklanjuti. Kami memastikan lingkungan stasiun tetap aman, adil, dan kondusif bagi seluruh pelanggan, pekerja, serta mitra usaha," ujarnya.
"KAI Daop 8 Surabaya akan terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh tenant dan mitra kerja di lingkungan stasiun guna memastikan keamanan dan kenyamanan tetap terjaga secara optimal. KAI juga mengimbau seluruh pelanggan dan pihak yang berada di area stasiun untuk senantiasa berhati-hati, waspada, serta menjaga barang pribadi dengan baik selama menggunakan fasilitas dan berada di lingkungan stasiun," pungkas dia.
--------
Artikel ini telah naik di detikJatim.












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica